Rosan Pastikan Pengalihan Utang KCIC Berjalan

Cahyo S. · 2 min baca · 3 jam lalu · 21 dibaca
Bisik.id
Rosan Pastikan Pengalihan Utang KCIC Berjalan

Gambar atau konten salah?

Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), angkat bicara soal proses pengalihan utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan. Menurutnya, proses itu sudah berjalan. "Sudah berjalan, sedang berjalan, sedang berjalan, berjalan," ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 05 Oktober 2026.

Sebelumnya, banyak yang mempertanyakan kelanjutan pengalihan utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh, ke Kementerian Keuangan. Apalagi setelah terjadi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Rosan sudah memastikan rencana itu tidak akan berhenti, meskipun ada perubahan di posisi Bendahara Negara. Ia mengaku sudah berbicara dengan Suahasil setelah pelantikan dan menjamin program-program yang sedang berjalan tidak akan terhambat.

"Kita sudah janji akan bertemu hari minggu ini, hari Kamis atau Jumat ini untuk menindaklanjuti beberapa hal yang tentunya berhubungan baik di Danantara maupun juga dan dengan Kementerian Investasi, sehingga beliau juga bergerak cepat. Jadi kita kita akan bertemu langsung dengan beliau," kata Rosan di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin, 14 September 2026.

Bagaimana skema pengalihan utang ini? Pengalihan utang KCIC ke pemerintah dilakukan dengan cara mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). PSBI adalah konsorsium yang memegang saham KCIC dari pihak Indonesia. Perlu diketahui, PSBI memiliki 60% saham KCIC. Sisanya, 40%, dimiliki oleh konsorsium perusahaan China yang menjadi pemodal utama proyek.

Komposisi pemegang saham dalam PSBI cukup beragam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memegang 58,53%. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk memiliki 33,36%. PT Perkebunan Nusantara I hanya 1,03%. Dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 7,08%.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Evita Manthovani mengatakan proses pengalihan saham PSBI ke pemerintah masih dalam tahap finalisasi. Skema pengalihan sudah ditetapkan dan dibahas secara rinci. "Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi. Skema telah ditetapkan, telah dibahas secara detail," kata Evita dalam konferensi pers APBN KITA di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026.

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang merupakan proyek infrastruktur besar, memang melibatkan banyak pihak. Utang yang dialihkan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk merapikan struktur pembiayaan proyek tersebut. Dengan pengalihan saham PSBI ke Kementerian Keuangan, pemerintah secara tidak langsung mengambil alih kewajiban utang yang terkait dengan proyek ini. Langkah ini diharapkan bisa memberikan kepastian dan kelancaran bagi operasional kereta cepat Whoosh ke depannya.

pengalihan utangKCICDanantaraKementerian Keuangansaham PSBIRosan Roeslani

Komentar

Memuat komentar...