Said Iqbal Turun ke Lapangan Usut PHK Tokopedia-TikTok
Gambar atau konten salah?
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, berencana turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia dan TikTok. Langkah ini diambil agar pemerintah bisa mendapatkan gambaran utuh sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Said Iqbal akan menemui perwakilan pekerja dan juga pihak manajemen perusahaan.
"Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan. Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 04 Juli 2026.
Menurut Said Iqbal, sektor ekonomi digital punya karakteristik yang berbeda dengan industri manufaktur. Karena itu, setiap masalah ketenagakerjaan di sektor ini harus dilihat secara menyeluruh. "Tokopedia dan TikTok merupakan bagian dari industri ekonomi digital berbasis platform. Karena itu, kami akan turun terlebih dahulu mencari fakta di lapangan. Saya akan mengajak Kementerian Ketenagakerjaan untuk bersama-sama melakukan pendalaman agar diketahui secara jelas akar persoalannya," ujarnya.
Said Iqbal menegaskan, jika dalam proses pendalaman ditemukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, pemerintah akan mengambil langkah sesuai kewenangannya. "Kalau ada pelanggaran terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan, tentu harus diluruskan. Negara hadir untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi dan seluruh ketentuan hukum dipatuhi," tegasnya.
Namun, Said Iqbal juga mengingatkan bahwa pemerintah perlu melihat kondisi bisnis yang dihadapi perusahaan. Jika masalah yang terjadi berkaitan dengan dinamika pasar, perubahan model bisnis, atau tekanan ekonomi yang menyebabkan perusahaan merugi, maka penyelesaiannya harus dilakukan melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja. "Tidak semua persoalan PHK memiliki penyebab yang sama. Kalau masalahnya berkaitan dengan situasi pasar atau kondisi bisnis perusahaan, tentu kita akan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik yang tetap melindungi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan usaha," jelasnya.
Pendekatan pemerintah saat ini mengedepankan penyelesaian langsung di lapangan. Model serupa sebelumnya sudah diterapkan dalam sejumlah kasus hubungan industrial dan berhasil mencegah PHK terhadap ribuan pekerja. "Pengalaman kami menunjukkan bahwa dialog yang difasilitasi pemerintah dapat menghasilkan solusi yang baik. Dalam salah satu kasus, sekitar 4.000 pekerja berhasil diselamatkan dari ancaman PHK melalui pendekatan tersebut. Karena itu, pendekatan yang sama akan kami lakukan terhadap persoalan di sektor ekonomi digital," ujar Said Iqbal.
Dalam waktu dekat, Said Iqbal menargetkan bisa bertemu dengan para pekerja Tokopedia dan TikTok bersama Kementerian Ketenagakerjaan. Tujuannya untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi yang terjadi di lapangan. "Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus hadir untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga iklim usaha yang sehat. Prinsipnya sederhana, setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan fakta, melalui dialog, dan dengan tetap menjunjung tinggi hukum yang berlaku," tutup Said Iqbal.
Pemerintah memilih pendekatan dialog dan investigasi langsung sebelum bertindak. Ini menunjukkan bahwa tidak semua PHK langsung dianggap sebagai pelanggaran hukum, melainkan perlu dilihat konteks bisnisnya. Keberhasilan menyelamatkan 4.000 pekerja di kasus sebelumnya menjadi acuan untuk menangani PHK di sektor ekonomi digital.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp 19.000 Jadi Rp 2.670.000 Per Gram
BULOG Minta Maaf, Hama Gudang Beras Karawang Meresahkan Warga
Koperasi Target Miliki Pabrik CPO hingga Produksi Minyak Goreng
Vietnam dan Filipina Naik Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas
Pajak JHT Rp 50 Juta Bebas, Ini Syaratnya
Tokopedia Kembali PHK Massal: 90% Karyawan Dipangkas