Salad Diet Lebih Efektif Saat Dipadu Protein & Serat

Yuli S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Salad Diet Lebih Efektif Saat Dipadu Protein & Serat

Gambar atau konten salah?

Salad sering dipilih sebagai menu diet karena dianggap rendah kalori dan menyehatkan. Namun, hanya mengandalkan salad saja tidak cukup untuk mempercepat penurunan berat badan.

Melansir dari The Korea Times (06 April 2023), banyak orang mengganti makanan utama dengan salad berharap hasilnya lebih cepat terlihat. Padahal, penurunan berat badan tidak hanya bergantung pada jenis makanan, tetapi juga pada keseimbangan nutrisi dan pola makan secara keseluruhan. Tanpa perhitungan yang tepat, hasilnya justru bisa tidak optimal.

Salad memang kaya serat dari sayuran segar, sehingga bisa membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, jika hanya terdiri dari sayuran, tubuh bisa cepat merasa lapar kembali. Kondisi ini justru berpotensi membuat asupan makanan menjadi tidak terkontrol di waktu berikutnya.

Pakar menekankan pentingnya memiliki pola makan yang mempertahankan rasa kenyang. Salah satunya dengan memadukan salad bersama sumber protein dan lemak sehat. Salad memang bagus, tetapi isiannya perlu diperhatikan. Sebaiknya dicampur dengan protein dan lemak.

Studi menunjukkan bahwa ketika protein melewati saluran pencernaan, protein tersebut merangsang pelepasan hormon yang disebut GLP-1. Hormon ini menciptakan rasa kenyang melalui mekanisme yang sama dengan bahan utama dalam obat penurun berat badan Wegovy.

Sumber protein yang bisa dipadukan dengan salad, antara lain daging sapi, daging ayam, tahu, dan telur. Pilih daging yang rendah lemak, seperti dada ayam. Kemudian, pakar mengatakan sumber protein harus dikombinasikan dengan sumber serat, seperti ang ditemukan dalam apel, kiwi, dan blueberry. Serat ini akan mencapai usus besar dan memicu hormon kenyang tambahan.

Faktanya, beberapa studi telah menunjukkan bahwa diet tinggi protein efektif dalam mengurangi nafsu makan dan mendorong penurunan berat badan. Secara khusus, mengonsumsi protein yang cukup saat sarapan cenderung mengurangi asupan kalori harian total. Namun, ini tidak berarti karbohidrat harus dihilangkan sepenuhnya.

Karbohidrat juga merupakan sumber energi penting, jadi tetap perlu dikonsumsi. Jika salah satu komponennya kurang, maka ada risiko lebih tinggi kamu kehilangan massa otot atau makan berlebihan. (Dita Aliccia Armadani/adr)

Dengan menambahkan protein dan serat ke dalam salad, seseorang dapat menstabilkan rasa lapar, menjaga energi, dan meningkatkan peluang penurunan berat badan yang sehat. Kombinasi ini membantu tubuh tetap terisi nutrisi yang seimbang, sehingga diet tidak terasa terlalu terbatas dan lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

Salad dietproteinlemak sehatGLP-1penurunan berat badanseratpola makan seimbang

Komentar

Memuat komentar...