Salat Idul Fitri di Mesjid Agung Medan: Imam Besar & Azhari
Gambar atau konten salah?
21 Maret 2026 – Pada hari Sabtu, Mesjid Agung Medan dipenuhi jemaah yang menunggu salat Idul Fitri. Acara dimulai dengan khatib yang diangkat oleh Imam Besar Mesjid Agung, Syukur Siregar, dan Wakil Rektor I UINSU, Azhari Akmal Tarigan.
Jemaah, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mengisi ruang dari lantai tiga sampai lantai dasar. Mereka melaksanakan ibadah dengan khusyuk, menciptakan suasana damai di dalam masjid.
Azhari Akmal Tarigan mengingatkan bahwa setiap orang harus memaksimalkan potensi diri meski memiliki kelebihan dan kekurangan. Ia menekankan pentingnya rasa syukur setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, yang menumbuhkan ketaqwaan dan kebijaksanaan.
Selanjutnya, ia menyoroti nilai sumber daya alam Indonesia. Menurutnya, kesadaran akan lingkungan masih kurang, terlihat dari bencana yang menimpa Pulau Sumatera beberapa waktu lalu. Ia menyerukan agar manusia menggunakan kekayaan alam dengan bijaksana dan tidak mengabaikan tanggung jawab ekologis.
Azhari juga mengkritik generasi yang terlalu bergantung pada gadget. Ia menyatakan bahwa kebiasaan “rebahan” dan ketergantungan pada teknologi menghambat kemampuan berpikir kritis dan filosofis. Ia menekankan perlunya menumbuhkan kebiasaan membaca dan berdiskusi di kalangan muda.
Menutup pidatonya, ia mengajak semua pihak, terutama orang tua, agar menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak membaca, membuka ruang diskusi, dan mendorong generasi muda berpikir mendalam tentang masa depan bangsa.
Ringkasan – Pada 21 Maret 2026, Mesjid Agung Medan menjadi tempat pelaksanaan salat Idul Fitri yang dipimpin oleh Imam Besar Syukur Siregar dan Wakil Rektor Azhari Akmal Tarigan. Azhari menekankan pentingnya memanfaatkan potensi diri, menjaga sumber daya alam, serta mengatasi ketergantungan gadget di kalangan generasi muda. Ia menyerukan agar bulan Ramadhan menjadi ajang meningkatkan literasi dan diskusi kritis di kalangan keluarga dan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
