Sananta Antusias Gabung Persebaya
Gambar atau konten salah?
Ramadhan Sananta, penyerang baru Persebaya Surabaya, mengaku sangat antusias menyambut musim baru bersama Bajol Ijo. Pemain Timnas Indonesia itu menilai bergabung dengan Persebaya adalah langkah besar dalam kariernya.
Sananta menyebut Persebaya sebagai salah satu klub besar di Indonesia dengan sejarah yang panjang. Ia bertekad memberikan yang terbaik untuk membantu tim meraih target musim ini.
"Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada staf Persebaya dan juga pelatih. Ini sebuah tantangan bagi saya. Kita tahu sendiri tim ini bukan tim yang kecil, Persebaya adalah tim yang bersejarah dan tim besar juga," kata Sananta pada Kamis, 09 Juli 2026.
Mantan striker PSM Makassar itu berharap kehadirannya bisa membawa dampak positif. "Kita tahu target kita tahun ini apa. Tentunya saya berharap kedatangan saya ke sini bisa berbuat lebih buat Persebaya. Semoga tahun ini kita bisa mencapai keinginan kita," ujarnya.
Sananta juga mengenang peran pelatih Bernardo Tavares dalam perjalanan kariernya. Ia pertama kali bertemu Tavares saat di PSM Makassar. Saat itu, ia dipanggil untuk menjalani trial setelah kontraknya dengan Persikabo habis.
Sananta sempat bertanya kepada Bernardo Tavares karena belum mendapat kepastian kontrak. "Saya dipanggil Coach Bernardo Tavares untuk trial. Saya di sana seminggu. Karena belum ada kejelasan kontrak, saya tanya ke pelatih, 'Coach, kapan kontraknya? Saya butuh kejelasan juga.' Dua hari kemudian kontrak dikirim dan saya tanda tangan," kenangnya.
Di PSM Makassar, Sananta mendapat kesempatan bermain melawan Arema FC di awal. Kemudian ia kembali dipercaya saat melawan Persib Bandung dan mencetak dua gol. "Setelah itu kepercayaan diri saya tinggi. Pertandingan demi pertandingan saya cetak gol, termasuk ke gawang Persebaya juga saya cetak gol," ucapnya.
Sananta menyebut Bernardo Tavares sebagai sosok yang berjasa dalam perkembangan kariernya. Menurutnya, Tavares sering memotivasinya untuk tetap rendah hati dan bekerja keras. "Coach Bernardo Tavares adalah orang yang berjasa sampai saat ini buat karier saya. Dia banyak membantu saya, selalu mengingatkan untuk tetap rendah hati, kerja keras," tuturnya.
Berkat kepercayaan itu, Sananta berhasil mencetak 11 gol pada musim pertamanya bersama PSM dan membawa tim juara Liga 1 2022/2023. "Itu bukan hal yang mudah bagi saya. Saya tetap push diri saya karena saingan saya pemain asing. Terus juara juga, jadi itu menjadi tahun yang berkesan bagi saya," pungkasnya.
Sananta kini membawa pengalaman berharga dari masa-masa sulitnya di PSM Makassar. Dari trial tanpa kepastian hingga menjadi pencetak gol kunci, perjalanan itu membentuk mentalitasnya. Ia datang ke Persebaya bukan sekadar sebagai pemain baru, tetapi sebagai striker yang sudah terbukti di panggung Liga 1.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Utang Lansia Buta Huruf Membengkak Rp 140 Juta
Argentina Lolos ke Perempatfinal, Lawan Masih di Luar 10 Besar
Piala Dunia 2026 Catat Rata-Rata Usia Pemain Tertua Sepanjang Sejarah
Prancis vs Maroko: Perebutan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Pencurian Celana Dalam di Banyuwangi, Diduga untuk Ritual Pelet
Anggota DPRD Mundur, Anak Kandung Gantikan
Berita Terbaru
Sananta Antusias Gabung Persebaya
Utang Lansia Buta Huruf Membengkak Rp 140 Juta
Inpres Gajah 2026: Perlindungan Kini Agenda Nasional
Ratusan Fortuner Bukittinggi, Raun Ka Minang 3 Siap
Argentina Lolos ke Perempatfinal, Lawan Masih di Luar 10 Besar
Komdigi Bantah Keras Hoaks Elon Musk Danai Makan Bergizi Gratis
Haaland Beli Buku Langka Viking Rp 2,4 Miliar