Sentul Menayangkan Lima Rute Trekking Terbaik di Kemarau

Bayu K. · 3 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Sentul Menayangkan Lima Rute Trekking Terbaik di Kemarau

Gambar atau konten salah?

Sentul terletak di lereng Gunung Pancar, tidak jauh dari Jakarta. Pada musim kemarau, kawasan ini menjadi tempat yang tepat bagi pecinta aktivitas luar ruang, khususnya trekking. Udara segar dan pemandangan hijau membuat Sentul menjadi pilihan yang pas bagi mereka yang sudah sering berkunjung ke Bogor.

Senin, 08 Juni 2026, Sentul menampilkan lima rute trekking terbaik yang dapat dicoba oleh para traveler. Setiap jalur menawarkan suasana berbeda, mulai dari jalur yang ringan hingga yang menantang.

Rute Kawasan Gunung Pancar dimulai di Hutan Pinus Gunung Pancar. Jalur ini didominasi oleh pepohonan tinggi yang menyejukkan, sehingga suasana tetap rindang. Dari titik awal, Anda dapat memilih tujuan akhir sesuai kemampuan fisik. Jalur Gunung Pancar – Leuwi Asih – Goa Garunggang/Curug Kencana merupakan pilihan santai. Perjalanan menuju Leuwi Asih memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, lalu dilanjutkan 2 hingga 2,5 jam menuju Goa Garunggang atau Curug Kencana. Jalur Gunung Pancar – Curug Bidadari menawarkan perjalanan sungai selama 3,5 jam, cocok bagi yang suka bermain air. Sedangkan Jalur Gunung Pancar – Curug Cinta memerlukan waktu 3,5 hingga 4 jam; pastikan membawa bekal camilan dan air minum.

Rute Curug Leuwi Hejo cocok bagi pemula. Jalur ini sepanjang 5 kilometer, dengan aliran air sungai Leuwi Hejo berwarna hijau toska khas musim kemarau. Selama perjalanan, Anda melewati perkampungan penduduk, hamparan sawah, perbukitan hijau, dan hutan kopi rimbun. Dengan ritme santai, rute ini dapat diselesaikan dalam 2 hingga 3 jam.

Untuk tantangan fisik, Rute Curug Ciburial menawarkan tanjakan dan turunan yang menegangkan. Petualangan berdurasi 3 hingga 4 jam dimulai dengan melewati perkampungan, sawah, hutan jaibon, dan perkebunan kopi. Tiga air terjun dikunjungi sekaligus: Curug Ciburial, Curug Kembar, dan Curug Hordeng. Di akhir perjalanan, kolam alami dengan air jernih dan dingin menjadi tempat berenang yang sempurna.

Jika Anda bosan dengan pemandangan air terjun, coba Rute Goa Agung Garunggang. Terletak di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, jalur ini menampilkan formasi batuan karst alami yang unik. Rute sepanjang 8 kilometer memakan waktu sekitar 4 jam pulang-pergi. Medannya bervariasi: menyusuri aliran sungai, melewati jembatan bambu, dan berjalan di bawah keteduhan hutan pinus. Karena panjangnya, disarankan berangkat pagi-pagi agar kembali sebelum sore. Banyak kesempatan berhenti untuk mengagumi tebing batu yang menyerupai Grand Canyon.

Terakhir, Sentul Eco Edu Tourism Forest menawarkan suasana hutan hujan tropis yang kental. Terletak di kawasan hutan konservasi Kampung Sukamantri, rute ini menampilkan hamparan rumput hijau, pepohonan rindang, dan hutan pinus yang menghasilkan angin sejuk. Jalurnya dirancang sebagai kawasan wisata edukatif, sehingga cocok bagi yang menginginkan trekking santai, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk kota.

Dengan berbagai pilihan rute, Sentul menjadi destinasi trekking yang fleksibel. Mulai dari jalur ringan hingga menantang, semua dapat dinikmati di musim kemarau. Pastikan membawa perlengkapan yang memadai, seperti air minum, camilan, dan pakaian yang nyaman. Setiap rute menawarkan pengalaman berbeda, sehingga Anda dapat memilih sesuai mood dan kondisi fisik.

Secara keseluruhan, Sentul menyediakan alternatif trekking yang menarik bagi wisatawan yang mencari udara segar dan pemandangan alam. Dengan jarak dekat dari Jakarta dan Bogor, kawasan ini menjadi pilihan tepat bagi yang ingin melarikan diri ke alam tanpa harus pergi jauh.

SentultrekkingGunung PancarCurughutan pinuswisata edukatifBogor

Komentar

Memuat komentar...