Septa, Penerima Beasiswa KIP-K, Raih 36 Prestasi Gemilang

Dwi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 36 dibaca
Bisik.id
Septa, Penerima Beasiswa KIP-K, Raih 36 Prestasi Gemilang

Gambar atau konten salah?

Jakarta - Septaberlianto, yang akrab disapa Septa, merasa memiliki tanggung jawab besar sebagai penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Menurutnya, beasiswa ini adalah amanah dari masyarakat dan negara, yang harus ia pertanggungjawabkan dengan prestasi dan kontribusi positif.

Septa memiliki 36 prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, di mana ibunya tidak bekerja dan pendapatan ayahnya tidak mencukupi untuk biaya kuliah, ia tetap bertekad untuk melanjutkan pendidikan. Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa KIP-K muncul ketika pendaftaran dibuka kembali, dan ia memberanikan diri untuk mendaftar.

Ia berhasil diterima sebagai penerima KIP-K, dan sejak saat itu, Septa berkomitmen untuk membuktikan bahwa dana beasiswa ini dapat membantunya meraih kesuksesan. Selama berkuliah, ia mengikuti sekitar 70 kompetisi nasional dan berhasil meraih gelar juara di 36 kompetisi.

Tidak hanya di tingkat nasional, Septa juga berpartisipasi dalam ajang internasional. Pada Juni-Juli 2025, ia mengikuti Global Innovation Sprint dan meraih medali emas serta perak, meskipun saat itu ia sedang menyelesaikan skripsi. Capaian ini diakui oleh kampus, dan ia diundang sebagai Inspired Student dalam kegiatan PKKMB FBSB UNY 2025.

Dengan memanfaatkan dana KIP-K dengan baik, Septa tidak hanya meringankan biaya kuliah, tetapi juga mendukung kebutuhan dan pengembangan diri melalui organisasi dan lomba. Ia berhasil masuk ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNY melalui jalur SNMPTN, yang juga menjadi kebanggaan bagi sekolahnya.

Setelah menjadi penerima KIP-K, Septa dituntut untuk menjaga IPK di atas 3,50 dan mengelola keuangan dengan baik. Meskipun ada stigma dari sebagian masyarakat, ia tetap optimis. Septa menyusun prioritas, mencoba hal baru, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan.

Status sebagai penerima KIP-K juga memberikan keuntungan. Ia dianggap memiliki komitmen dan tanggung jawab tinggi, yang membantu saat melamar program magang. Kini, Septa telah lulus dengan predikat cumlaude dari UNY pada Februari 2026 dan berencana untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Septa mengingatkan mahasiswa penerima KIP-K lainnya untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan serius. Ia berharap program KIP-K akan semakin tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan. "Pertanggungjawabkan dana yang diterima sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jangan takut mencoba peluang dan rasakan manfaat dari KIP-K," pesan Septa.

KIP-KbeasiswaprestasiUniversitas Negeri Yogyakartakomitmentanggung jawabpendidikanmahasiswa

Komentar

Memuat komentar...