Bill Gates Ungkap Hubungan dengan Jeffrey Epstein di Kongres
Gambar atau konten salah?
Bill Gates memberikan kesaksian di depan panel anggota Kongres pada 12 Juni 2026, menelusuri hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan pertama mereka terjadi pada tahun 2011, tiga tahun setelah Epstein dinyatakan bersalah atas tuduhan prostitusi anak.
Gates menyebut bahwa ia dikenalkan kepada Epstein oleh seorang rekan yang dipercaya dalam jaringan profesional dan filantropinya. Menurutnya, Epstein mengklaim dapat mengumpulkan miliaran dolar untuk mendukung misi Gates Foundation. Meskipun Gates mengetahui bahwa Epstein menghadapi masalah hukum, ia tidak menyadari skala kejahatan yang telah dilakukan.
"Saya menerima perkenalan tersebut tanpa melakukan pemeriksaan mendalam seperti yang seharusnya saya lakukan," ujar Gates. Ia menilai bahwa Epstein tampak menarik secara finansial, namun ia tidak melakukan verifikasi lebih lanjut.
Pada tahun 2014, Epstein membentuk kelompok yang disebut calon donor. Gates menyadari bahwa komunikasi untuk mendapatkan dana menemui jalan buntu. "Pada saat itu saya menyimpulkan bahwa Epstein tidak akan menepati janjinya. Saya mengatakan kepadanya bahwa kami tidak akan melanjutkan dan menghentikan komunikasi atau pertemuan dengannya. Tidak akan wadah untuk pemberian amal yang didirikan dan tidak ada dana yang terkumpul," tutur Gates.
Sejak awal, tidak ada donasi yang berasal dari Epstein. Ia bahkan menggunakan informasi tentang perselingkuhan Gates sebagai alat tawar-menawar. "Saya mengetahui bahwa Epstein telah mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadi saya, termasuk fakta bahwa saya tidak setia dalam pernikahan saya," ujar pria berusia 70 tahun itu.
Gates menegaskan bahwa perselingkuhan tersebut tidak berhubungan dengan interaksi dengannya, namun ia mengakui dampak emosionalnya. "Perselingkuhan ini tidak ada hubungannya dengan interaksi saya dengan Epstein, tetapi hal itu sangat menyakitkan bagi keluarga saya," jelas Gates.
Dalam kesaksiannya, Gates mengekspresikan penyesalan mendalam atas pertemuannya. Ia berharap tidak pernah mengenal Epstein dan mendukung pengungkapan semua berkas yang terkait. "Saya mendukung pengungkapan semua berkas Epstein dan sangat berharap bahwa, melalui upaya Anda dan orang lain yang memperjuangkan hak mereka, para korban kejahatan Epstein akan mendapatkan keadilan yang layak mereka dapatkan," ucap Gates.
Gates menegaskan bahwa ia tidak pernah menyaksikan atau memiliki indikasi bahwa Epstein terlibat dalam tindakan kejahatan berkelanjutan. "Saya ingin menyatakan dengan jelas: Saya tidak pernah menyaksikan atau memiliki indikasi bahwa Epstein terlibat dalam tindakan kejahatan yang berkelanjutan," kata Gates dalam kesaksiannya. Ia juga menolak tuduhan pelecehan. "Saya tidak pernah mengunjungi pulaunya, peternakannya, atau rumahnya di Florida. Saya tidak pernah melecehkan siapapun. Meskipun dia berusaha menjalin hubungan pribadi, saya tidak pernah tertarik dan tidak pernah membalasnya," imbuh Gates.
Kesaksian Gates menyoroti ketidaktahuan dan penyesalan atas hubungan yang terjalin dengan Epstein. Ia menegaskan bahwa tidak ada dana yang terkumpul, tidak ada donasi, dan tidak ada bukti keterlibatan dalam kejahatan. Meskipun Epstein telah menjadi pusat kontroversi, Gates menegaskan bahwa ia tidak pernah terlibat dalam aktivitas kriminal atau pelecehan yang dilaporkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Hari Donor Darah Sedunia 2026: Setetes Kemanusiaan, Selamatkan
Ramalan Zodiak 12 Juni: Tips Keuangan Setiap Tanda
SIM Keliling Bali: Badung, Klungkung, Tabanan Layanan Baru
Bali Hari Ini: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah, Klungkung Cerah
12 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Panduan Kegiatan Bali
Jadwal Salat Denpasar 12 Juni 2026: Waktu Subuh 05:09
Berita Terbaru
Panda Raksasa Rio Lahir dan Berkembang Pesat di Indonesia
Purbaya: Tidak Semua Pengendara Ganti Pertamax ke Pertalite
Timnas Jepang 2026: Endo Cedera, Ko Itakura Jadi Kapten Baru
Limbah Plastik Dihasilkan Bahan Bakar: Pyrolysis Solusi
Wamenperin Riza: Rupiah Lemah, Industri Tekstil Tak Terganggu
BBM Pertamax Non-Subsidi Naik Rp 16.250 per Liter Indonesia
Piala Dunia 2026: Turun Besaran Wisatawan dan Tarif Hotel