Seragam Gratis Batang Kini untuk Semua Sekolah

Lia N. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Seragam Gratis Batang Kini untuk Semua Sekolah

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kabupaten Batang memperluas jangkauan program seragam sekolah gratis pada Tahun Ajaran 2026/2027. Tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan ini membawa perubahan. Sebelumnya, program hanya menyasar siswa sekolah negeri. Kini, siswa sekolah swasta dan madrasah juga ikut merasakan manfaatnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di SMP Negeri 2 Tulis, Kabupaten Batang. Bupati Faiz langsung memimpin acara tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah. Tujuannya memperluas akses pendidikan dan meringankan beban ekonomi masyarakat saat memasuki tahun ajaran baru.

"Hari ini kami membagikan seragam gratis kepada seluruh siswa SMP kelas VII di Kabupaten Batang, baik negeri maupun swasta. Semuanya mendapatkan seragam putih dan biru tua. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan," ujar Faiz dalam keterangan tertulis, Selasa 14 Juli 2026.

Program ini menyasar seluruh peserta didik baru. Mereka adalah siswa kelas I SD dan kelas VII SMP di Kabupaten Batang. Pemerintah mengalokasikan bantuan sebesar Rp125 ribu untuk setiap siswa SD. Sementara itu, setiap siswa SMP mendapat Rp150 ribu.

Sebanyak 14.225 siswa SD negeri menerima bantuan. Total anggaran untuk mereka mencapai Rp1,78 miliar. Lalu, 672 siswa SD swasta memperoleh alokasi Rp84 juta. Di jenjang SMP, sebanyak 24.200 siswa negeri dan swasta juga menerima manfaat. Total anggaran untuk jenjang SMP mencapai Rp3,63 miliar.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Batang mengalokasikan sekitar Rp4,5 miliar. Dana tersebut berasal dari Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Anggaran itu digunakan untuk mendukung program seragam sekolah gratis.

Faiz mengatakan program ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, meringankan beban orang tua. Kedua, menumbuhkan rasa percaya diri yang sama bagi seluruh siswa saat memulai tahun ajaran baru.

"Yang pertama tentu untuk meringankan beban orang tua karena saat tahun ajaran baru kebutuhan keluarga cukup banyak. Yang kedua, kami ingin memastikan seluruh anak memiliki rasa percaya diri yang sama dengan menggunakan seragam baru," katanya.

Ia berharap seluruh siswa dapat berangkat ke sekolah dengan semangat yang sama. Tidak ada lagi siswa yang merasa minder karena kondisi seragam yang dimiliki.

"Jangan sampai ada anak yang merasa kurang percaya diri karena seragamnya sudah lusuh. Kami ingin semua anak berangkat ke sekolah dengan semangat yang sama," tambahnya.

Selain membantu dunia pendidikan, Faiz juga memberikan arahan khusus. Ia meminta agar pengadaan seragam melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah masing-masing sekolah. Dengan begitu, manfaat ekonomi turut dirasakan masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menjelaskan detail bantuan. Bantuan tahap awal tersebut mencakup satu set seragam utama. Untuk SD, seragam yang diberikan adalah merah putih. Sementara untuk SMP, seragam biru putih.

"Anggarannya baru mencukupi untuk itu. Nilainya Rp125 ribu untuk SD dan Rp150 ribu untuk SMP," jelasnya.

Menurut Bambang, bupati menekankan agar setiap sekolah membeli seragam dari UMKM di wilayahnya masing-masing. Hal ini untuk menjaga perputaran ekonomi lokal tetap terjaga.

"Penekanan Pak Bupati, seragam sekolah dibuat oleh UMKM setempat. Misalnya sekolahnya di Kecamatan Bawang, ya belinya di UMKM sekitar Bawang. Jangan sampai sekolahnya di Bawang tapi belinya di Batang, atau Batang belinya di Gringsing, apalagi sampai Pemalang. Itu jangan, harus sesuai kearifan lokal masing-masing," ujarnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Yanti (41), warga Kelurahan Kauman, merasakan langsung manfaatnya. Tahun ini, ia memiliki dua anak yang masuk jenjang SD dan SMP.

"Kita hanya beli seragam pramuka dan olahraga serta seragam batik identitas sekolah. Ya sangat membantu sekali," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Iqbal, siswa baru SMP Negeri 2 Tulis. Ia mengaku semakin termotivasi belajar setelah menerima seragam baru.

"Saya sangat senang mendapat seragam gratis. Ini sangat membantu orang tua saya karena kebutuhan sehari-hari memang cukup berat. Dengan seragam baru ini saya jadi lebih semangat bersekolah dan belajar dengan tekun," tuturnya.

Faiz berharap program ini dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Batang. Program ini mengedepankan pemerataan akses pendidikan sekaligus pemberdayaan UMKM lokal.

"Selain memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi," pungkasnya.

Program seragam sekolah gratis ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Dengan melibatkan UMKM lokal, pemerintah tidak hanya membantu siswa dan orang tua, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Langkah ini menunjukkan upaya integrasi antara kebijakan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kabupaten Batang.

seragam sekolah gratisBatangprogram pendidikanbantuan siswaUMKM lokal

Komentar

Memuat komentar...