Signify Luncurkan Philips UltraBright LED 40% Lebih Terang
Gambar atau konten salah?
Signify baru saja memperkenalkan lampu LED UltraBright Philips di Indonesia. Produk ini diklaim dapat menyinari ruang lebih terang hingga 40% dibanding lampu LED biasa, tetap nyaman bagi mata, lebih awet, dan hemat energi. Inovasi ini bertujuan mendukung aktivitas modern di rumah, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan keluarga.
Acara peluncuran berlangsung di Jakarta pada Rabu (20 Mei 2026). Sebelum memutuskan desain, Signify melakukan survei dan focus group discussion di lebih dari empat kota di Indonesia. Hasil riset menunjukkan bahwa rumah tidak lagi sekadar tempat beristirahat, melainkan pusat berbagai kegiatan. Konsumen kini menuntut pencahayaan yang lebih terang namun tidak menyilaukan, serta produk yang tahan lama dan ekonomis.
Dedy Bagus Pramono, President Director Signify Commercial Indonesia, menyoroti pengaruh kondisi global dan ekonomi terhadap perilaku konsumen. “Rumah sekarang menjadi pusat berbagai aktivitas. Konsumen ingin lampu yang lebih terang, nyaman di mata, tahan lama, dan tetap hemat energi,” ujarnya di acara tersebut.
Survei juga mengidentifikasi dua karakter utama konsumen: Comfort Seekers, yang mengutamakan kenyamanan dan terbuka pada teknologi baru, serta Pragmatists, yang lebih fokus pada efisiensi, daya tahan, dan penghematan biaya listrik. Kedua kelompok menginginkan lampu yang terang namun tidak menyilaukan, serta garansi yang memadai agar produk tidak cepat rusak.
Dedy menjelaskan bahwa Philips merespons kebutuhan tersebut dengan meluncurkan Philips UltraBright dalam dua varian, yakni lampu bola (bulb) dan downlight Philips Meson UltraBright. “Menjawab kebutuhan tersebut, Philips menghadirkan Philips UltraBright dalam dua model, yakni bulb dan downlight Philips Meson UltraBright,” katanya.
Burhan Noor Sahid, Head of Marketing Consumer Signify Commercial Indonesia, menambahkan tantangan utama: “Orang membeli lampu tentu ingin terang. Tapi ternyata tidak cukup hanya terang, harus nyaman di mata juga. Kombinasi inilah yang menjadi tantangan kami.”
Produk ini memiliki fitur unggulan: 40% lebih terang dibanding lampu LED biasa, usia pakai hingga 30.000 jam, dan garansi hingga tiga tahun. Teknologi EyeComfort dirancang agar cahaya tetap nyaman bagi mata meski kecerahannya tinggi. Lampu ini juga sudah mendapatkan sertifikasi hemat energi dari pemerintah dan meraih label bintang 5 dengan efisiensi hingga 160 lumen per watt.
Desain lampu menggunakan bentuk teardrop dengan sistem pengelolaan panas khusus. Sistem ini menjaga lampu tetap awet dan stabil menghasilkan cahaya terang dalam jangka panjang.
Philips UltraBright tersedia dalam tiga pilihan warna cahaya: warm white, neutral white 4.000 Kelvin, dan cool daylight. Sedangkan Philips Meson UltraBright hadir dalam ukuran mulai 5 watt hingga 24 watt, dengan diameter 2,5 inci sampai 7 inci.
Dengan kebutuhan pencahayaan yang semakin penting, aktivitas di rumah kini lebih beragam. Mulai dari work from home, belajar, memasak, hingga aktivitas kreatif, semuanya memerlukan pencahayaan optimal agar lebih nyaman dan produktif,” pungkasnya.
Inovasi lampu ini menegaskan pergeseran kebutuhan konsumen Indonesia terhadap pencahayaan rumah yang lebih terang, nyaman, dan efisien. Signify dan Philips menyesuaikan produk dengan insight lokal, menawarkan solusi yang dapat mendukung gaya hidup modern di rumah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
