SIM Digital Jakarta: Solusi Praktis Tanpa Biaya Cepat
Gambar atau konten salah?
SIM Digital Jakarta sudah menjadi solusi praktis bagi pemegang SIM. Proses aktivasi hanya memakan waktu kurang dari lima menit dan tidak memerlukan biaya apapun. Dengan aplikasi Digital Korlantas Polri, pengguna dapat mengakses SIM dalam bentuk digital melalui smartphone.
Kehadiran SIM Digital menghilangkan kekhawatiran kehilangan kartu fisik. Saat pemeriksaan, cukup tunjukkan SIM Digital yang tersimpan di aplikasi. Petugas dapat memindai barcode dinamis yang terlampir untuk verifikasi cepat.
Langkah-langkah aktivasi SIM Digital:
- Unduh aplikasi Digital Korlantas Polri dari Play Store atau App Store.
- Registrasi akun menggunakan nomor ponsel.
- Lakukan verifikasi e‑KTP.
- Pilih SIM Nasional di halaman utama → klik Digitalisasi.
- Pindai kartu SIM atau masukkan nomor SIM dan golongan SIM.
- SIM Digital akan muncul di halaman utama aplikasi.
- Pengguna juga dapat mengaktivasi lebih dari satu SIM dalam satu aplikasi.
"Melalui aplikasi Digital Korlantas Polri, masyarakat dapat menyimpan dan menampilkan SIM dalam bentuk digital. Data yang tersedia mencakup identitas pemilik, nomor SIM, masa berlaku, serta dilengkapi QR code untuk keperluan verifikasi oleh petugas di lapangan," ujar Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo.
SIM Digital menggunakan barcode dinamis. Barcode tersebut berubah setiap 10 detik untuk mencegah pemalsuan. Selain itu, SIM Digital tidak dapat di‑screenshot atau dipindahtangankan, dan memiliki sertifikasi keamanan dari BSSN.
SIM Digital memiliki kedudukan yang sama dengan SIM fisik sesuai Pasal 85 Ayat (1) Undang‑Undang No. 22 Tahun 2009. Petugas dapat memverifikasi keaslian SIM melalui aplikasi pemindai khusus, dan data pemilik SIM akan muncul otomatis saat verifikasi.
Pengguna dapat mengaktivasi lebih dari satu SIM dalam satu aplikasi. Aktivasi tidak dikenai biaya, dan barcode dinamis memastikan keamanan data. Proses ini mendukung transformasi digital layanan lalu lintas.
Dengan SIM Digital, pemeriksaan identitas menjadi lebih cepat dan aman. Pengguna tidak perlu lagi membawa kartu fisik, sementara petugas dapat memverifikasi secara real‑time melalui aplikasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
India Jadi Produsen Mobil Penumpang Peringkat Tiga Dunia, 5,4 Juta
Pajak Tahunan Fortuner vs Pajero Sport Jakarta 2026
Lexus Perkenalkan All-New ES Indonesia: Pilihan BEV Pertama
Prabowo Ganti Mobil Eropa dengan Pindad Maung di Munas
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Risiko Gunakan BBM RON 92: Mesin Rusak
Rupiah Lemah, Harga Suku Cadang Naik 20%, Pelanggan Turun