Siswa Tingkat Akhir Harus Konfirmasi Data Ijazah Online
Gambar atau konten salah?
Siswa tingkat akhir akan segera menerima ijazah sebagai bukti telah menamatkan pendidikan. Namun sebelum ijazah tersebut dicetak, setiap siswa diwajibkan melakukan konfirmasi data secara online.
Menurut laman resmi Kemendikdasmen, Konfirmasi Data Ijazah bertujuan memastikan semua informasi yang akan dicantumkan pada ijazah benar dan lengkap. Data yang harus diverifikasi meliputi:
- Nama peserta didik
- NISN
- Tempat dan tanggal lahir
- Nama satuan pendidikan
- Tingkat pendidikan
- Kurikulum
Berikut langkah-langkah konfirmasi data ijazah yang dapat diikuti:
- Buka Portal Data Induk Ijazah.
- Pilih fitur Konfirmasi Data.
- Masukkan NISN, tanggal lahir, dan kode captcha.
- Tekan tombol Cari.
- Periksa kesesuaian data yang muncul.
- Jika semua data sudah sesuai, pilih tombol Sesuai; bila tidak, pilih Tidak Sesuai.
- Setelah menekan Sesuai, akan muncul lembar Konfirmasi Data. Periksa kembali penulisan nama siswa, NISN, tempat dan tanggal lahir, serta kecocokan nama satuan pendidikan, tingkat pendidikan, dan kurikulum.
- Jika semua data telah cocok, tekan tombol Ya, Konfirmasi.
- Konfirmasi berhasil. Data yang sudah dikonfirmasi akan dikirim ke satuan pendidikan melalui Portal Manajemen Ijazah, yang diakses oleh operator sekolah.
- Jika memilih Tidak Sesuai, portal akan menampilkan informasi satuan pendidikan terkait untuk memudahkan koordinasi perihal ketidaksesuaian dan kebutuhan pemutakhiran data.
Selain konfirmasi ijazah, siswa juga dapat memastikan nomor NISN dengan cara berikut:
- Buka laman pencarian NISN.
- Pilih menu Pencarian Nama di pojok kanan atas.
- Masukkan nama siswa, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu.
- Masukkan kode captcha, lalu klik tombol Cari Data.
- Halaman akan menampilkan data siswa, termasuk NISN, nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, dan status aktif.
- Di halaman tersebut juga tersedia kode QR untuk cek keterangan lebih lanjut.
Dengan mengikuti prosedur di atas, siswa dapat memastikan bahwa semua data yang tercantum pada ijazah dan NISN sudah akurat. Proses ini membantu meminimalisir kesalahan administratif dan mempercepat penerbitan ijazah. Semoga panduan ini membantu semua pihak yang terlibat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Terbayar Lebih Rendah dari Honorer ini
JPPI Tegaskan Transparansi Dana Revitalisasi Sekolah
MK Hadiri Sidang Uji APBN 2026: Program MBG di Pendidikan
SPMB SD: Usia 5,5‑6 Tahun Bisa Daftar, Pakar Kesiapan
SPMB Lampung 2026: Pendaftaran SMA Reguler & SMK Dibuka
SILN Jeddah Buka Lowongan Guru SD di Arab Saudi
Berita Terbaru
Stasiun Gambir direncanakan renovasi 2028 untuk layanan KRL
Brantas Abipraya Sosialisasi BRT Cekungan Bandung Pusat
DEN: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun Jika Minyak Dunia Rendah
Menteri Keuangan Indonesia Kunjungi China, Fokus Panda Bond
Prabowo Batalkan Perjalanan ke Rusia 17 Juni 2026, Fokus In
Bansos PKH & BPNT Juni 2026: Cek Status lewat Laman Kemensos
