SNBP 2026: Pendaftar KIP Kuliah Naik 30 Ribu, Jumlah Meningkat
Gambar atau konten salah?
Hari ini, panitia SNPMB menggelar konferensi pers hybrid untuk mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Puncak acara menampilkan statistik pendaftar yang menggunakan KIP Kuliah.
Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), menyatakan, "Pendaftar KIP Kuliah meningkat, lebih banyak, dibanding 2025," dia ungkap melalui video YouTube SNPMB ID. Data grafik menunjukkan kenaikan hampir 30 ribu pendaftar KIP Kuliah dari tahun lalu.
Di sisi lain, jumlah pendaftar reguler mengalami penurunan. Pada 2026, pendaftar reguler turun dibanding 2025, menandai pergeseran pola pendaftaran mahasiswa baru.
Plt. Kepala Pusat Pembiayaan & Asesmen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Dr. Eng. Ir. Sandro Mihradi ST, M Eng, IPM, menambahkan data konkrit. Ia menyebut, "Pendaftar KIP Kuliah yang lulus SNBP ada 64.471 calon mahasiswa. Dan dari 64 ribu tersebut pendaftar KIP Kuliah yang dinyatakan lulus SNBP dan eligible sebagai penerima KIP Kuliah atasu sebagai calon penerima KIP Kuliah itu ada 33.045 siswa. Dan yang non-eligible ada 31.426," jelasnya.
Berikut rincian pendaftar per tahun dan jalur:
- PTN Akademik
- 2024 – Pendaftar KIP Kuliah: 202.740; Pendaftar reguler: 474.750
- 2025 – Pendaftar KIP Kuliah: 253.351; Pendaftar reguler: 492.228
- 2026 – Pendaftar KIP Kuliah: 285.504; Pendaftar reguler: 488.759
- PTN Vokasi
- 2024 – Pendaftar KIP Kuliah: 21.038; Pendaftar reguler: 40.251
- 2025 – Pendaftar KIP Kuliah: 28.798; Pendaftar reguler: 44.994
- 2026 – Pendaftar KIP Kuliah: 33.071; Pendaftar reguler: 44.185
Setelah pengumuman SNBP, mahasiswa yang lulus dengan KIP Kuliah akan segera diverifikasi oleh PTN terkait. Verifikasi ini memastikan bahwa mereka dapat langsung mendaftar ulang di kampus yang menerima.
Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dalam pola pendaftaran mahasiswa baru, di mana program KIP Kuliah semakin menjadi jalur utama bagi calon mahasiswa. Data menunjukkan bahwa dukungan beasiswa ini tidak hanya meningkatkan jumlah pendaftar, tetapi juga memperluas akses pendidikan tinggi bagi lebih banyak siswa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
