Sorloth Tak Oper ke Haaland, Norwegia Tersingkir
Gambar atau konten salah?
Miami – Norwegia sebenarnya punya peluang emas untuk unggul dua gol lebih dulu atas Inggris di perempatfinal Piala Dunia 2026. Semua sirna karena Alexander Sorloth memilih tidak mengoper bola ke Erling Haaland.
Pertandingan Norwegia melawan Inggris berlangsung di Miami Stadium pada Minggu, 12 Juli 2026, dini hari WIB. Tim asuhan Stale Solbakken berhasil mencetak gol lebih dulu melalui Andreas Schjelderup di menit ke-36. Setelah gol itu, Norwegia tampil percaya diri. Mereka melancarkan beberapa serangan dan punya momentum bagus untuk menambah keunggulan.
Di menit ke-43, Norwegia melakukan serangan balik. Situasinya 2 lawan 1. Sorloth membawa bola, sementara Haaland sudah berada di posisi tanpa penjagaan dan menekan pertahanan Inggris yang cukup longgar. Sorloth memilih tidak mengoper ke Haaland. Ia malah membawa bola sendiri mendekati kotak penalti.
Haaland terus bergerak ke kotak penalti. Ia bahkan memberi gestur meminta bola dioper. Tapi Sorloth tetap pada keputusannya. Ia melakukan cut inside ke tengah dan melepaskan tembakan. Bola berhasil diblok, lalu jatuh ke pelukan kiper Inggris, Jordan Pickford. Peluang emas Norwegia untuk menggandakan skor pun lenyap begitu saja.
Tidak lama setelah itu, giliran Inggris yang menyamakan skor. Jude Bellingham mencetak gol untuk Inggris, mengubah kedudukan menjadi 1-1 saat jeda babak pertama. Skor imbang ini bertahan hingga 90 menit. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan.
Di masa extra time, Bellingham kembali mencetak gol. Gol keduanya itu membawa Inggris berbalik unggul 2-1. Skor tersebut bertahan sampai menit ke-120. Norwegia akhirnya kalah dan tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Inggris.
Seandainya Sorloth mengoper ke Haaland di babak pertama, dan peluang itu berbuah gol kedua, mungkin jalannya pertandingan akan berbeda. Keputusan Sorloth menjadi salah satu momen kunci yang mengubah arah laga. Norwegia kehilangan momentum saat mereka sedang di atas angin, dan Inggris memanfaatkan celah itu untuk bangkit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
