Soto Santan: 3 Resep Otentik Betawi, Tangkar, Banjar
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Soto khas Nusantara tidak hanya berkuah bening, tapi juga banyak yang menggunakan santan. Kamu bisa mengikuti resep ini untuk membuat sajian soto santan yang gurih nikmat. Soto berkuah santan juga memiliki rasa yang lezat. Paduannya ada yang menggunakan suwiran ayam maupun irisan daging sapi. Salah satunya sajian soto Betawi yang bisa kamu buat dengan isian daging sapi atau jeroan. Soto Tangkar juga diketahui menggunakan campuran santan kental. Jika ingin menyajikan soto khas Banjarmasin, cukup menyiapkan ayam suwir sebagai topping utama. Sajian soto ini juga cukup lengkap lho!
Berikut 3 resep soto berkuah santan yang gurih lezat:
1. Resep Soto Betawi
Soto Betawi identik dengan kuahnya yang creamy kental. Terasa gurih karena menggunakan santan kelapa. Kamu bisa memadukannya dengan isian favorit.
Durasi : 60 menit
Tingkat Kesulitan : Sedang
Porsi : 4 orang
Daerah Asal Masakan : [origin]
Kategori Masakan : [category]
Bahan Bahan
- 500 gram daging sapi sandung lamur
- 1 liter air
- 250 gram babat sapi, rebus hingga matang
- 250 gram paru, rebus hingga matang
- 500 ml santan kental dan 1 butir kelapa
- 2 batang serai, memarkan
- 4 lembar daun salam
- 6 lembar daun jeruk
- 8 biji cengkeh
- 1 biji pala, memarkan
- 2 cm jahe, memarkan
- 4 cm batang kayu manis
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu yang dihaluskan
- 4 buah cabai merah besar
- 10 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
Pelengkap
- 4 buah tomat segar, potong
- 2 sdm irisan daun bawang
- 1 sdm irisan daun seledri
- 1 sdm bawang goreng
- Emping
- Kecap manis
- Jeruk limau
Sambal rebus (haluskan)
- 10 buah cabai rawit merah
- 1 buah cabai merah besar
- 1 siung bawang putih
- 1 sdt garam
Cara Memasak
Rebus daging sapi bersama serai, daun salam, daun jeruk, cengkeh, pala, jahe, dan kayu manis hingga daging setengah matang. Angkat daging, potong dadu dan sisihkan kaldunya. Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum, angkat. Campur tumisan bumbu ke dalam kaldu dan masukkan kembali ke potongan daging dan santan. Masak hingga daging lunak dan bumbu meresap, lalu angkat. Rebus babat dan paru secara terpisah sampai lunak. Angkat dan sisihkan. Apabila akan disajikan, goreng dalam minyak panas sebentar, dan potong dengan bentuk dadu. Siapkan mangkuk, tata babat, paru, daging dan potongan tomat. Siram dengan kuah. Taburi irisan daun bawang, daun seledri, bawang goreng, emping, kecap manis, jeruk limau dan sambal.
2. Soto Tangkar
Soto Tangkar juga salah satu sajian soto khas Betawi. Disebut soto tangkar karena umumnya sajian ini menggunakan bahan utama iga sapi. Tentunya juga disajikan bersama santan yang creamy.
Bahan
- 350 g daging sapi
- 500 ml santan
- 3 cm lengkuas, geprek
- 3 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk
- 2 batang serai, geprek
- 4 sdm kecap manis
Bumbu Halus
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 2 cm kunyit bakar
- 4 butir kemiri
- 1 sdm ketumbar
- 1 sdt merica butiran
- 1 sdt garam
Pelengkap
- 100 g bihun/suun, rendam hingga lunak
- 2 buah tomat, potong-potong
- 3 sdm bawang merah goreng
- Jeruk limau
- cabe rawit ulek
Cara Memasak
Rebus daging dalam air secukupnya sampai empuk. Angkat lalu potong-potong. Sisihkan air rebusan daging untuk kuah soto. Tumis Bumbu Halus sampai harum. Masukkan ke dalam air kaldu. Tambahkan lengkuas, daun salam, daun jeruk, dan serai, aduk sampai mendidih. Tambahkan garam, merica dan kecap manis, tuang santan, masukan kembali daging, masak sampai bumbu meresap lalu angkat. Siapkan mangkok saji, tambahkan suun/bihun, tuang daging serta kuah ke dalam mangkuk. Tambahkan tomat, bawang goreng dan cabe rawit ulek. Sajikan selagi panas.
3. Soto Banjar
Sesuai namanya, soto ini merupakan khas Banjarmasin. Sajiannya berupa soto berkuah santan dengan isi komplet, di antaranya ada soun, kentang goreng, hingga ayam suwir.
Bahan
- Kuah: 1 ekor ayam kampung yang gemuk, potong 4 bagian
- 3 buah pekak
- 3 butir kapulaga
- 5 cm kayu manis
- 1 buah biji pala, memarkan
- 1 bungkus santan kemasan kecil
- 1 buah kentang kukus, haluskan
- 2 sdt gula pasir
Bumbu Halus
- 7 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 3 butir kemiri
- 1 sdt merica butiran
- 3 cm kunyit
- 2 cm jahe
- 1/2 sdt adas manis
- 2 sdt garam
Isian
- 3 butir telur bebek rebus, kupas, potong-potong
- 50 g suun, rendam hingga lunak
- 5 buah ketupat, potong-potong
Pelengkap
- 4 sdm daun bawang
- 4 sdm bawang merah goreng
- 8 buah perkedel kentang
- 3 buah jeruk nipis, potong-potong
- Sambal rawit
Cara Memasak
Didihkan air secukupnya dalam panci, masukkan potongan ayam, kecilkan api. Bungkus rempah kering seperti pekak, kapulaga, kayu manis, pala dalam kantong kain tipis. Masukkan dalam rebusan ayam. Tumis bumbu halus hingga harum lalu masukkan ke dalam rebusan ayam. Masak hingga ayam lunak. Angkat ayam, tiriskan dan suwir kasar dagingnya. Tambahkan susu, kentang halus dan gula ke dalam kaldu ayam dan didihkan lalu angkat. Saring kaldu dan sisihkan kantong rempah dan rebus kembali kaldu dengan api kecil hingga mendidih. Penyajian: Taruh potongan ketupat, suun, suwiran ayam dan potongan telur bebek rebus dalam mangkuk. Siram dengan kaldu panas dan tambahkan pelengkapnya.
Simak Video “Video: Penjelasan BPOM soal Taiwan Larang Indomie Soto Banjar” (yms/adr)
Resep-resep di atas menunjukkan variasi soto berkuah santan yang dapat disesuaikan dengan selera. Setiap daerah memiliki ciri khas, baik dalam bahan maupun cara memasak, namun kesamaan utama tetap pada kuah santan yang kaya rasa. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, siapa saja dapat menciptakan hidangan soto yang autentik di rumah, menambah kehangatan di meja makan bersama keluarga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kopi Selai Kacang: Minuman Sehat, Creamy, Mudah Dibuat
Warung Nasi Goreng Salatiga Viral karena Timun Utuh
Jagakarsa: 7 Tempat Kuliner Tradisional yang Harus Dicoba
Jennifer Coppen nikah Justin Hubner di Bali, tradisi Jawa
Rahasia Tempura Jepang: Adonan Ringan dan Minyak Tepat
Tahu Walik Aci: Camilan Renyah dan Kenyal dari Banyuwangi
Berita Terbaru
15 Juni 2026 Bukan Hari Libur: Harus Terus Bekerja
Daihatsu Fokus Layanan Aftersales Banyuwangi, Tingkatkan Pangsa
Bersihkan Karpet di Rumah dengan Cuka dan Baking Soda Efektif
1 Muharram 1448 H: Hari Libur Nasional 16 Juni 2026
Jalur Non Tes Rapor 2026 Unesa Buka Kembali, 1.800 Kuota
BI Rate 5,5%: Dampak Suku Bunga Kredit Kendaraan di Indonesia
Swiss Juara Grup B Piala Dunia 2026, Fair Play Menentukan
Kunjungan DPR ke Tol Ciawi‑Sukabumi, Seksi 3 81% Pembangunan
Cuaca 14 Juni: Sebagian Jawa Tengah Hujan Ringan, Cerah
