Tahu Walik Aci: Camilan Renyah dan Kenyal dari Banyuwangi
Gambar atau konten salah?
Tahu walik aci adalah camilan yang menonjolkan tekstur luar renyah dan dalam kenyal. Terbuat dari tahu kulit yang diisi dengan adonan aci, hidangan ini menjadi pilihan favorit di berbagai acara.
Nama walik berasal dari bahasa Jawa yang berarti “terbalik”. Sesuai namanya, proses pembuatan memerlukan pembalikan tahu kulit, sehingga bagian dalamnya keluar dan diisi dengan adonan.
Di Banyuwangi, Jawa Timur, tahu walik aci telah lama dikenal sebagai makanan khas. Biasanya disajikan bersama sambal kecap yang manis pedas, menciptakan kombinasi rasa yang menggugah selera.
Beberapa penjual menambah sentuhan berbeda dengan mengisi tahu walik ala tahu bakso Semarang. Pilihan ini menambah variasi rasa, sementara tahu walik yang gurih dan renyah tetap menjadi primadona, terutama bila disajikan dengan cabe rawit hijau.
Bahan-bahan (untuk 10 buah tahu sumedang goreng):
- 10 buah tahu sumedang goreng
- 3 sdm tepung beras
- 100 g tepung tapioka
- 50 g tepung terigu
- 2 siung bawang putih, parut halus
- 1 sdm kaldu jamur
- 2 sdm daun bawang, iris halus
- ½ sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
- 200 ml air panas
Pelengkap:
- Sambal kecap
Cara memasak:
- Belah tahu sumedang goreng, lalu balik bagian isinya keluar.
- Campur semua bahan adonan isi kecuali air panas, lalu aduk hingga merata.
- Tuang air panas ke atas adonan dan aduk sampai kental.
- Siapkan tahu yang telah dibalik, isi adonan aci satu per satu hingga padat.
- Taburi tahu walik dengan tepung beras sebelum menggoreng.
- Goreng dalam minyak panas sampai permukaannya terendam dan menjadi garing.
- Angkat dan tiriskan, lalu sajikan selagi hangat.
Hidangan ini biasanya dinikmati bersama sambal kecap yang masih hangat, menambah kelezatan setiap gigitan.
Simak video Video 20detik untuk melihat proses pembuatan secara visual.
Dengan kombinasi tekstur renyah dan kenyal, serta rasa manis pedas sambal kecap, tahu walik aci tetap menjadi camilan yang dicari di Banyuwangi dan sekitarnya. Variasi isian ala Semarang menambah dimensi rasa, menunjukkan fleksibilitas resep ini dalam memenuhi selera lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Chicken Katsu: Rasa Renyah di Rumah Bersama Saus Mentai
Tujuh Langkah Menjaga Dapur Rapi Saat Memasak Tips Praktis
Tahu Walik: Gorengan Teriak dari Banyuwangi Camilan
Kopi Kekinian 5 Racikan di Kafe Jakarta: Mont Blanc & Coconut
Diana Favorit: Eggs Suzette, Hidangan Sederhana Kerajaan
Tebet Temukan 5 Kafe Hidden Gem dengan Suasana Tenang
Berita Terbaru
Tahu Walik Aci: Camilan Renyah dan Kenyal dari Banyuwangi
1 Muharam 1448 H Jadi Hari Libur Nasional, Banner dan Ucapan
Honda HR-V Terbanyak Terjual di Segmen SUV Kompak 2026
Aris Nikah di Penjara Polres Pringsewu, Siti Raih Harapan
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Doa 1 Suro: Perlindungan dan Kekuatan Ujian Penting Bagi Umat
Meksiko Unggul Pariwisata 2025, Piala Dunia 2026 Dukung
Diskon 20% via Allo Paylater, 5% via Allo Prime – Antavaya
Indonesia vs Kamboja, Posisi Ketiga AFF U-19 2026
Brasil Ungkap Pengalaman Ancelotti, Siap Piala Dunia 2026