SPBU di Australia Kekurangan, 109 di Victoria Kosong
Gambar atau konten salah?
Ratusan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Australia mulai kehabisan stok bahan bakar minyak. Kondisi ini muncul saat pasokan minyak mentah dunia terganggu akibat konflik di Timur Tengah.
Menurut The Guardian, Menteri Energi Chris Bowen mengungkapkan pada 25 Maret 2026 bahwa 109 unit SPBU di Victoria telah kehabisan salah satu jenis bensin. Di Queensland, 47 unit SPBU tidak dapat menyediakan diesel, sementara 32 gerai kehabisan bensin unleaded reguler. Sementara itu, di New South Wales (NSW), 37 SPBU dilaporkan stok BBM kosong.
Bowen tidak membagikan data untuk wilayah Australia Barat, Northern Territory, Australia Selatan, atau Tasmania. Ia juga enggan merinci kapan tepatnya pemerintah menyadari ada enam pengiriman minyak yang gagal menuju Australia. Ia hanya menyebut proses tersebut terjadi secara bertahap dan pembatalan pengiriman tidak terjadi dalam satu hari yang sama.
Bowen menegaskan bahwa kebijakan kuota atau rasionalisasi BBM belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia menjelaskan langkah antisipasi yang matang: pembatasan penggunaan oleh publik, kampanye informasi, dan imbauan kepada masyarakat untuk menghemat bahan bakar. Tindakan lebih lanjut baru akan dipertimbangkan setelah itu. “Saya tegaskan, posisi kita masih jauh dari tahap tersebut,” kata Bowen.
Perdana Menteri Anthony Albanese bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, merilis pernyataan bersama yang menegaskan kedua negara akan melanjutkan perdagangan energi. Singapura merupakan salah satu sumber utama impor minyak Australia.
Para ahli energi mulai khawatir negara-negara eksportir akan mulai menyimpan minyak untuk konsumsi domestik daripada mengekspornya. Kekhawatiran ini muncul setelah Malaysia pekan lalu menyatakan akan memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.
Dalam kesepakatan tersebut, Australia dan Singapura sepakat untuk mendukung kelancaran arus barang penting, termasuk minyak bumi (seperti diesel) dan gas alam cair (LNG), serta saling berkonsultasi jika terjadi gangguan perdagangan energi.
Secara keseluruhan, kekurangan bahan bakar di beberapa wilayah Australia menandai dampak langsung dari ketidakstabilan pasokan minyak global. Langkah-langkah mitigasi yang diambil oleh pemerintah dan kerja sama regional menunjukkan upaya menjaga pasokan energi tetap berjalan meski menghadapi tantangan internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Perpanjang ke Bekasi, Tangerang: 48 Stasiun, 600k Penumpang
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
