SPBU di Australia Kekurangan, 109 di Victoria Kosong

Dedi S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
SPBU di Australia Kekurangan, 109 di Victoria Kosong

Gambar atau konten salah?

Ratusan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Australia mulai kehabisan stok bahan bakar minyak. Kondisi ini muncul saat pasokan minyak mentah dunia terganggu akibat konflik di Timur Tengah.

Menurut The Guardian, Menteri Energi Chris Bowen mengungkapkan pada 25 Maret 2026 bahwa 109 unit SPBU di Victoria telah kehabisan salah satu jenis bensin. Di Queensland, 47 unit SPBU tidak dapat menyediakan diesel, sementara 32 gerai kehabisan bensin unleaded reguler. Sementara itu, di New South Wales (NSW), 37 SPBU dilaporkan stok BBM kosong.

Bowen tidak membagikan data untuk wilayah Australia Barat, Northern Territory, Australia Selatan, atau Tasmania. Ia juga enggan merinci kapan tepatnya pemerintah menyadari ada enam pengiriman minyak yang gagal menuju Australia. Ia hanya menyebut proses tersebut terjadi secara bertahap dan pembatalan pengiriman tidak terjadi dalam satu hari yang sama.

Bowen menegaskan bahwa kebijakan kuota atau rasionalisasi BBM belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia menjelaskan langkah antisipasi yang matang: pembatasan penggunaan oleh publik, kampanye informasi, dan imbauan kepada masyarakat untuk menghemat bahan bakar. Tindakan lebih lanjut baru akan dipertimbangkan setelah itu. “Saya tegaskan, posisi kita masih jauh dari tahap tersebut,” kata Bowen.

Perdana Menteri Anthony Albanese bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, merilis pernyataan bersama yang menegaskan kedua negara akan melanjutkan perdagangan energi. Singapura merupakan salah satu sumber utama impor minyak Australia.

Para ahli energi mulai khawatir negara-negara eksportir akan mulai menyimpan minyak untuk konsumsi domestik daripada mengekspornya. Kekhawatiran ini muncul setelah Malaysia pekan lalu menyatakan akan memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.

Dalam kesepakatan tersebut, Australia dan Singapura sepakat untuk mendukung kelancaran arus barang penting, termasuk minyak bumi (seperti diesel) dan gas alam cair (LNG), serta saling berkonsultasi jika terjadi gangguan perdagangan energi.

Secara keseluruhan, kekurangan bahan bakar di beberapa wilayah Australia menandai dampak langsung dari ketidakstabilan pasokan minyak global. Langkah-langkah mitigasi yang diambil oleh pemerintah dan kerja sama regional menunjukkan upaya menjaga pasokan energi tetap berjalan meski menghadapi tantangan internasional.

SPBUAustraliaPasokan MinyakKonflik Timur TengahChris BowenBensinDieselKerja Sama Energi Singapura

Komentar

Memuat komentar...