Suahasil Buka Suara Soal Anggaran Kementerian Baru
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Suahasil Nazara akhirnya angkat bicara soal anggaran untuk kementerian dan lembaga baru. Ada Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi, plus puluhan anggota Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres. Semua butuh dana.
Menurut Suahasil, pemerintah sebenarnya hanya perlu menambah pos anggaran untuk biaya operasional baru. Sambil menunggu urusan tata kelola dan administrasi rampung. "Tinggal nanti kan kita bikin apakah namanya bagian anggaran, tata kelolanya, administrasinya, bagian anggarannya, BA-nya berapa, dan seterusnya, itu dalam proses kita buat," kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin, 05 Oktober 2026.
Hari itu juga, timnya akan menggelar rapat APBN dari sore hingga malam. Tujuannya mencatat pemasukan dan pengeluaran negara dalam daftar anggaran per September 2026. "Saya akan rapat APBN sore dan malam ini. Besok kita akan mengumumkan. Moga-moga besok atau paling lambat hari Rabu mengumumkan APBN kita untuk tutup bulan September," jelas Suahasil.
Ada kejutan dalam pengumuman APBN nanti. Suahasil sendiri yang bilang. "Jadi ditunggu show-nya di situ ya," ujarnya.
Pemerintah memang membentuk sejumlah lembaga baru setelah periode kepemimpinan berganti. Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi adalah salah satu yang paling menonjol. Wantimpres juga diperluas. Semua ini tentu membutuhkan alokasi dana segar. Suahasil memastikan proses administrasi sedang berjalan. Anggaran operasional menjadi prioritas awal, sementara detail teknis seperti kode bagian anggaran masih disusun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Investor Pasar Modal Tembus 32,17 Juta di September 2026
Utang Pinjol Tembus Rp106 Triliun, OJK Pantau Risiko Macet
OJK Jatuhkan Denda Rp112,79 Miliar ke 136 Pihak Pasar Modal
OJK Perluas Izin Usaha Dua Perusahaan Gadai ke Nasional
Bank Mayapada Masuk Fortune Indonesia 100:2026
Aset Asuransi Indonesia Capai Rp1.200 Triliun per Agustus 2026
