Suhu Dingin Ekstrem Landa Bali, Bedugul Capai 10 Derajat
Gambar atau konten salah?
Beberapa hari terakhir, warga Bali merasakan suhu udara yang lebih dingin dari biasanya. Fenomena ini paling terasa pada malam hingga dini hari. Di kawasan Bedugul, Tabanan, suhu bahkan mencapai 10 derajat Celsius.
Seorang warga asli Bedugul, Dzulkifli, mengaku suhu udara pada malam hingga menjelang subuh berkisar antara 10 hingga 11 derajat Celsius. Sementara pada siang hari, suhu hanya mencapai sekitar 16 derajat Celsius. "Suhu 10-11 derajat Celcius saat malam hari hingga Subuh. Lagi dingin-dinginnya Bedugul," ungkap Dzulkifli pada Kamis, 02 Juli 2026.
Dzulkifli menyebut udara dingin ini sudah mulai dirasakan sejak sepekan terakhir. "Kami yang asli Bedugul saja nggak kuat. Dinginnya seperti kulkas. Kami harus menggunakan dua selimut kalau malam hari," bebernya.
Di Denpasar, suhu terendah tercatat 22 derajat Celsius. Namun, kondisi dingin ini tidak hanya dirasakan di Bedugul atau Denpasar, melainkan hampir di seluruh wilayah Bali.
Balai Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena suhu udara yang terasa lebih dingin ini merupakan hal yang lazim terjadi saat musim kemarau. Prakirawan Balai BMKG Wilayah III Denpasar, Agus Mahendra, mengatakan penurunan suhu dipengaruhi oleh posisi semu matahari yang saat ini berada di belahan bumi utara.
Akibatnya, terjadi defisit penyinaran matahari untuk wilayah Indonesia bagian selatan khatulistiwa. Siklus ini merupakan fenomena normal yang berulang setiap tahunnya pada musim kemarau, terutama pada periode Juni hingga Agustus.
"Dan benua Australia juga berada dalam periode musim dingin dengan tekanan udaranya yang relatif tinggi sehingga terjadi pergerakan massa udara yang sifatnya dingin dari Australia menuju Indonesia melewati wilayah Bali dan sekitarnya," kata Agus pada Kamis, 02 Juli 2026.
Selain itu, Agus menambahkan, langit yang cenderung cerah dengan sedikit tutupan awan akan mengakibatkan panas radiasi matahari langsung dilepaskan ke atmosfer. "Sehingga udara dekat permukaan terasa lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari ini," tuturnya.
Kondisi ini dapat terjadi di sebagian besar wilayah Bali dengan topografi yang berbeda. Artinya, suhu lebih dingin dapat terjadi di dataran tinggi seperti daerah pegunungan. Agus mencatat suhu udara minimum dalam 24 jam terakhir di Bali mencapai 20 derajat di Kabupaten Jembrana. Kemudian di dataran tinggi tercatat mencapai 15 derajat. "Namun alat otomatis ini dapat berubah sesuai keadaan realtime-nya," kata Agus.
Fenomena ini adalah siklus tahunan yang normal. Udara dingin dari Australia dan posisi matahari di utara khatulistiwa menjadi penyebab utama suhu dingin di Bali saat musim kemarau, terutama di dataran tinggi seperti Bedugul.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Suhu Dingin Ekstrem Landa Bali, Bedugul Capai 10 Derajat
16 Tim Bertahan di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
GOTO Angkat Bicara Soal PHK 90% di Tokopedia
Paguyuban Pasundan Soroti Rencana Ganti Nama Jawa Barat
Kue Marmer Jadul Kini Hadir Lebih Modern di Bandung
BNI Rayakan 80 Tahun, Tawarkan Diskon Hingga Rp8 Juta