Modi ke Yogyakarta, India Dukung Pemugaran Candi Prambanan

Wati N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Modi ke Yogyakarta, India Dukung Pemugaran Candi Prambanan

Gambar atau konten salah?

Perdana Menteri India, Narendra Modi, akan mengunjungi Yogyakarta pada 8 Juli 2026. Kunjungan ini terkait langsung dengan upaya pemugaran Candi Prambanan. Modi dijadwalkan tiba di Indonesia pada 6 Juli 2026 untuk lawatan kerja.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menjelaskan alasan pemilihan Yogyakarta. "Mengenai Yogyakarta, beliau berkunjung karena, jika melihat Pernyataan Bersama tahun 2025, kedua pemimpin (India dan Indonesia) telah menyepakati bahwa India akan mendukung pemugaran Candi Prambanan," kata Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Sejak pernyataan bersama itu, India sudah bergerak. Mereka bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesian Heritage Institute, dan Archaeological Survey of India (ASI). Tujuannya jelas: memperkuat pemugaran Candi Prambanan.

Chakravorty menyebut ASI sebagai salah satu dari sedikit organisasi di dunia yang benar-benar ahli dalam pemugaran candi dan monumen kuno. Bukan tanpa bukti. ASI sudah terlibat dalam pemugaran Angkor Wat di Kamboja. Saat ini, mereka juga mengerjakan proyek serupa di Laos dan Vietnam.

"Tim ASI telah datang ke Indonesia, meninjau candi tersebut, dan menyusun laporan proyek yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi. Kami meyakini bahwa ketika kedua pemimpin bertemu, mereka akan mengumumkan dimulainya pekerjaan pemugaran candi tersebut," ujar Chakravorty.

Dubes India itu juga melihat potensi besar di balik pemugaran ini. Yogyakarta, menurutnya, sudah menjadi destinasi wisata yang kuat. Tapi dengan candi yang terpugar, daya tariknya bisa melonjak. "Jika candi tersebut berhasil dipugar, saya yakin hal itu akan menarik wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India. Saya melihat ini sebagai bagian dari rencana untuk mengembangkan destinasi wisata lainnya di Indonesia," tambahnya.

Lalu bagaimana jadwal kunjungan Modi? Ia tiba di Jakarta pada 6 Juli malam. Keesokan harinya, 7 Juli, agenda kenegaraan dimulai. Modi akan mengikuti pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto. Setelah itu, ada jamuan kenegaraan. Ia juga dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan para peserta.

Malam harinya, Perdana Menteri India itu akan berpidato di depan komunitas India yang berada di Indonesia. Baru pada 8 Juli, Modi melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Setelah kunjungan ke kota budaya itu, ia akan bertolak menuju Australia.

Menurut Dubes Chakravorty, kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Ini bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis India dengan negara-negara mitra utama di kawasan Indo-Pasifik. Indonesia, jelasnya, menjadi salah satu prioritas.

Kunjungan Narendra Modi ke Yogyakarta pada Juli 2026 menandai komitmen India dalam restorasi Candi Prambanan, sebuah proyek yang melibatkan keahlian arkeologi tingkat dunia. Dengan dukungan ASI, yang sudah terbukti dalam proyek-proyek besar seperti Angkor Wat, pemugaran ini diharapkan tidak hanya menyelamatkan warisan budaya, tetapi juga mendongkrak pariwisata Yogyakarta dan Indonesia secara lebih luas.

ModiYogyakartaCandi PrambananpemugaranIndiaASwisata

Komentar

Memuat komentar...