Tiga Suporter Tewas Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
Gambar atau konten salah?
Kemenangan Timnas Meksiko atas Ekuador dalam ajang Piala Dunia 2026 beberapa hari lalu berujung petaka. Tiga suporter dinyatakan meninggal dunia setelah merayakan hasil pertandingan tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Mexico City. Ketiga korban kehilangan napas saat pesta kemenangan dengan skor 2-0 tengah berlangsung meriah.
Sekretaris Kesehatan Mexico City mengonfirmasi penyebab kematian ketiganya adalah asfiksia atau kekurangan oksigen. Para korban terdiri dari seorang pria berusia 44 tahun, seorang perempuan berusia 48 tahun, dan seorang perempuan berusia 19 tahun.
Berdasarkan laporan Euronews pada Jumat (03 Juli 2026), insiden ini terjadi setelah pertandingan yang digelar pada Selasa malam waktu setempat. Tim layanan darurat menerima laporan tentang tiga orang yang tidak sadarkan diri di kawasan Juarez, Mexico City.
Petugas medis, pemadam kebakaran, dan polisi segera dikerahkan ke lokasi. Ketiga korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dan resusitasi jantung paru (CPR) sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa mereka tidak tertolong.
Kepala Pemerintahan Mexico City, Clara Brugada Molina, menyatakan bahwa pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memberikan pendampingan. "Kami telah menghubungi keluarga mereka untuk memberikan seluruh dukungan yang diperlukan," tulis Molina melalui media sosial.
Ia juga menyampaikan belasungkawa dan mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat merayakan kemenangan. "Dengan hati yang penuh duka, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami kembali mengimbau masyarakat agar selalu merayakan dengan penuh tanggung jawab, kehati-hatian, dan empati," ujarnya.
Kemenangan Meksiko atas Ekuador ini memicu perayaan besar-besaran di Stadion Azteca dan berbagai sudut Mexico City hingga larut malam. Hasil tersebut memastikan timnas Meksiko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Perayaan kemenangan di jalanan seringkali berubah menjadi tragedi ketika euforia tidak terkendali. Kerumunan besar yang bergerak serempak atau terjebak di area sempit bisa menyebabkan kecelakaan fatal, termasuk sesak napas karena tekanan dari kerumunan. Kasus di Mexico City ini mengingatkan bahwa perayaan publik, meskipun penuh kegembiraan, tetap menyimpan risiko yang perlu diantisipasi oleh penyelenggara maupun peserta.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Tiga Suporter Tewas Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
Elon Musk Bantah Rumor SpaceX Buat Ponsel AI
Menkeu Purbaya: Indonesia Tak Menuju Krisis
Tabrakan Bus vs Truk di Nganjuk, Lalu Lintas Macet 2 Jam
Menu Mewah Pernikahan Taylor-Travis Bocor
Said Iqbal Datangi Pekerja, Pastikan Hak 422 Eks Karyawan Dibayar
