Prancis Siap Hadapi Panas Ekstrem di Philadelphia
Gambar atau konten salah?
Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menyatakan skuadnya sudah siap tempur melawan cuaca panas ekstrem di Philadelphia. Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay akan digelar di kota tersebut.
Gelombang panas melanda wilayah timur laut Amerika Serikat. Peringatan cuaca panas sudah dikeluarkan. Suhu di Philadelphia mencapai 38 derajat Celsius pada Jumat, 04 Juli 2026 — sehari sebelum laga. Deschamps berharap suhu sedikit lebih rendah saat pertandingan dimulai.
"Kami sudah tahu cuacanya akan sangat panas. Saya pikir besok sedikit lebih sejuk dibanding hari ini dan semoga tidak ada badai lagi," kata Deschamps.
Prancis sudah merasakan cuaca ekstrem di Philadelphia saat fase grup. Pertandingan melawan Irak sempat dihentikan selama dua jam akibat badai. "Ini memang harus diperhitungkan, tetapi saya rasa semua tim sudah mempersiapkan diri. Kondisi ini bisa berdampak pada semua peserta," ujarnya.
Pemain sayap Prancis, Desire Doue, juga angkat bicara. Menurutnya, cuaca panas bukan hanya masalah bagi timnya. "Kami tahu cuacanya akan sangat berat, tetapi itu menjadi kerugian bagi kedua tim. Kami hanya harus bisa mengatasinya," kata Doue.
Prancis datang sebagai tim yang lebih diunggulkan. Mereka selalu menang dalam empat laga sebelumnya. Namun, Deschamps mengingatkan agar tidak meremehkan Paraguay.
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, justru punya cara sendiri untuk menggambarkan kekuatan lawan. "Prancis seperti badai petir. Kami harus sadar badai itu akan datang dan bersiap menghadapi sambaran petirnya," ujar Alfaro.
Paraguay lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Jerman lewat adu penalti. Alfaro berharap timnya kembali menciptakan kejutan. "Kami datang ke sini untuk bersaing, kami sudah mengalahkan Jerman ketika tidak banyak yang memberi kami peluang. Saya tidak merasa tertekan, tetapi bukan berarti saya tidak ingin menang," tegasnya.
Cuaca panas menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Kedua tim sama-sama harus beradaptasi. Prancis punya pengalaman buruk dengan badai di laga sebelumnya, sementara Paraguay datang dengan kepercayaan diri setelah menumbangkan Jerman. Pertandingan ini akan menjadi ujian ketahanan fisik dan mental bagi kedua kesebelasan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Menkeu: Layer Cukai Rokok Baru Tunggu Pembahasan DPR
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Motor Listrik
Prabowo Kritik Harga CPO RI, Rugi Rp12 Ribu per Kg
Presiden Prabowo Siapkan Insentif Besar untuk Produksi 1 Juta Motor Listrik
Uji Coba Tabung Gas CNG 3 Kg Mulai Pekan Depan
Panel Surya 4 kWp Dipasang di Pasar Kepandean
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Pascagempa Flores
32 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Pasca Gempa
Pertamina Pastikan Distribusi Energi Aman Pasca Gempa Simalungun
Elnusa Petrofin Percepat Distribusi BBM Pascagempa NTT