Supir Taksi di KL Lukis Wajah Ronaldo di iPad

Cahyo S. · 2 min baca · 28 menit lalu · 3 dibaca
Bisik.id
Supir Taksi di KL Lukis Wajah Ronaldo di iPad

Gambar atau konten salah?

Di tengah hiruk-pikuk kawasan Menara Petronas Kuala Lumpur, langkah para pengunjung di sekitar Jalan Ampang mendadak terhenti. Seorang pria paruh baya tenggelam dalam goresan di layar iPad miliknya. Dia melukis dengan serius, tanpa peduli orang-orang yang lalu lalang.

Pria itu bernama Wan. Sudah bertahun-tahun dia bekerja sebagai sopir taksi di Malaysia. Tapi di sela-sela pekerjaannya, dia menghabiskan waktu menggambar. Bukan hanya melukis, Wan juga mengajarkan seni seperti bermain piano hingga seruling. Semua peralatan menggambarnya selalu dibawa di dalam taksi.

Salah satu karyanya yang paling mencolok adalah wajah Cristiano Ronaldo, striker asal Portugal. Wan mengaku pemain sepak bola itu adalah idolanya. Dengan goresan tangan, dia melukis berbagai objek dan subjek dengan hasil yang memukau.

Wan belajar menggambar secara otodidak. Dia sering menonton tutorial di YouTube dan langsung mempraktikkannya di aplikasi gratis bernama Sketchbook. "Mudah memakainya. Kamu hanya perlu menggoresnya seperti ini," ujarnya sambil mencontohkan kepada para pengunjung.

Karya seni Wan sering menarik perhatian orang yang lewat. Tapi dia tidak pernah meminta bayaran jika ada yang memintanya menggambar. "Saya tidak melakukannya karena uang, saya melakukannya karena Allah," katanya.

Di ponselnya, Wan menunjukkan beberapa hasil gambar lainnya. Ada gambar ikan arwana yang terlihat nyentrik dengan warna-warna terang. Semua hasil karyanya disimpan rapi di perangkatnya.

Wan mengaku ingin mengajarkan ilmu menggambar kepada siapa saja yang memiliki tekad. "Tapi, kalau orang mau cari Uncle Wan, harus cari ke mana?" tanya seseorang. "Di sini, saya setiap hari ada di sini," balasnya singkat.

Jika Anda berkunjung ke Malaysia, tepatnya di Kuala Lumpur, cobalah mampir ke Jalan Ampang. Di sana Anda bisa bertemu dengan Uncle Wan yang jago menggambar menggunakan iPad. Siapa tahu Anda bisa belajar langsung dari ahlinya.

Wan adalah contoh nyata bahwa bakat dan keterampilan bisa diasah tanpa pendidikan formal. Dengan kemauan belajar dan alat sederhana seperti iPad, dia mampu menghasilkan karya yang mengagumkan. Semua itu dilakukannya bukan demi uang, melainkan karena kecintaan pada seni dan keyakinannya.

sopir taksipelukisiPadJalan AmpangotodidakSketchbookseni

Komentar

Memuat komentar...