Meta Hapus Fitur AI Ubah Foto Instagram Tanpa Izin

Vera T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Meta Hapus Fitur AI Ubah Foto Instagram Tanpa Izin

Gambar atau konten salah?

Meta baru saja menarik fitur yang sempat ramai diperbincangkan. Fitur itu memungkinkan siapa pun mengubah foto dari akun Instagram publik menggunakan kecerdasan buatan. Penghapusan terjadi hanya beberapa hari setelah diperkenalkan.

Pekan lalu, Meta mengumumkan model pembuat gambar bernama Muse Image. Model ini terintegrasi langsung dengan Instagram. Caranya, pengguna bisa menyebut akun publik dengan tanda @, lalu Muse Image akan membuat gambar baru berdasarkan foto-foto di akun tersebut.

Masalahnya, pemilik foto tidak perlu memberi izin. Mereka juga tidak mendapat notifikasi saat fotonya digunakan. Fitur ini langsung aktif untuk semua akun Instagram yang bersifat publik. Jika tidak ingin fotonya dipakai, pengguna harus mematikan fitur secara manual — istilahnya opt-out.

Kritik langsung berdatangan. Masalah privasi dan izin menjadi sorotan utama. Banyak pengguna merasa tidak nyaman dengan kebijakan ini. Meta pun akhirnya berubah pikiran.

"Belum lama ini kami mengumumkan salah satu cara bagi pengguna untuk membuat gambar di Meta AI adalah dengan mention @ akun Instagram publik yang ingin mereka referensikan," tulis Meta dalam pengumuman resmi, seperti dikutip dari Engadget, Senin (13 Juli 2026).

"Tujuan kami adalah untuk menyediakan alat kreatif dan memberikan pengguna kendali atas apakah konten publik mereka dapat direferensikan dengan cara ini. Kami telah mendengar feedback bahwa fitur ini tidak sesuai harapan, jadi fitur ini sudah tidak tersedia," sambung pernyataan tersebut.

Kritik tidak hanya datang dari pengguna biasa. CAA — agensi Hollywood besar yang mewakili aktor seperti Tom Hanks dan Meryl Streep — langsung menyampaikan kekhawatiran ke Meta.

"Nama, gambar, rupa, suara, atau karya kreatif siapapun tidak boleh digunakan oleh pihak ketiga mana pun, termasuk model AI, tanpa persetujuan yang jelas dan terdokumentasi," kata CAA dalam pernyataan resmi.

SAG-AFTRA, serikat yang mewakili aktor dan pekerja media, juga bereaksi. Mereka mendesak anggotanya dan pengguna Instagram lain untuk tidak memakai fitur tersebut. Setelah fitur dihapus, SAG-AFTRA menyambut baik keputusan Meta.

"Dengan bahaya replika digital tanpa persetujuan yang diketahui semua orang, fitur yang mendorong perilaku tersebut adalah hal yang tidak bijaksana. Kami menghargai penghapusannya. Ini adalah tindakan yang bertanggung jawab," kata juru bicara SAG-AFTRA.

Kejadian ini menunjukkan bagaimana tekanan publik dan organisasi besar bisa mengubah keputusan perusahaan teknologi. Meta awalnya ingin memberikan alat kreatif, tapi justru melanggar batas privasi pengguna. Penghapusan cepat ini menjadi contoh bahwa fitur AI yang menyentuh data pribadi perlu pertimbangan matang — terutama soal izin dan kontrol dari pemilik konten asli.

penghapusan fitur MetaMuse Imageprivasi penggunaizin kontenkecerdasan buatan Instagramopt-outCAA

Komentar

Memuat komentar...