Syamsuar: Pemimpin Baru BSP Harus Berani
Gambar atau konten salah?
Seorang tokoh asal Siak yang juga mantan Gubernur Riau, Syamsuar, hadir dalam acara pelantikan Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang baru, Robi Junipa. Syamsuar merupakan salah satu pendiri perusahaan milik daerah (BUMD) tersebut. Ia menyampaikan harapan agar perusahaan minyak dan gas bumi yang berpusat di Kota Istana itu bisa kembali bangkit.
Pesan itu disampaikan Syamsuar usai prosesi pelantikan yang digelar di Hotel Premiere Pekanbaru. Ia berpesan agar pemimpin baru BSP berani mengambil langkah tegas demi memperbaiki kinerja perusahaan. "Kalau ada yang bekerja tidak betul, ya dicopot saja, diganti saja. Banyak yang mampu, baik dari luar maupun dari dalam BSP sendiri," ujar Syamsuar pada Selasa, 07 Juli 2026.
Menurut Syamsuar, kepemimpinan yang tegas sangat diperlukan agar PT BSP mampu menghadapi berbagai tantangan di sektor minyak dan gas. Hal ini sekaligus diharapkan bisa meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa BSP bukan sekadar perusahaan daerah yang menghasilkan pendapatan bagi Kabupaten Siak. Lebih dari itu, BSP adalah simbol kebanggaan atau marwah bagi masyarakat Riau.
"Kita berharap Robi Junipa benar-benar bisa membawa BSP lebih maju lagi. Ini bukan hanya berkaitan dengan pendapatan daerah, tapi BSP adalah marwah Riau, salah satu perusahaan milik daerah di bidang migas," katanya.
Syamsuar kemudian mengenang masa-masa awal saat pertama kali mendapatkan restu dari pemerintah pusat untuk mengelola wilayah kerja migas. Saat itulah BSP mulai berperan sebagai perusahaan milik pemerintah daerah yang terjun ke bisnis migas. Perusahaan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Siak dan Riau. "Saya ini masuk bagian perjuangan, saya itu dulu sama Pak Arwin. Pak Arwin Bupatinya dan saya Wakil Bupati. Waktu mendapatkan tidak mudah, itu saya mengurus sampai jumpa wakil presiden. Maka tunjukkanlah bahwa kita orang Riau bisa, artinya bagaimana cara mendapatkan itu tidak sederhana. Mudah-mudahan kalau dipimpin Robi bisa setidaknya mengimbangi PHR," ujar Syamsuar.
PT Bumi Siak Pusako didirikan sebagai perusahaan daerah yang bergerak di sektor hulu migas. Perusahaan ini diharapkan mampu bersaing dengan perusahaan besar seperti PHR. Dengan kepemimpinan baru, ada harapan agar BSP bisa kembali menjadi kebanggaan dan sumber pendapatan yang signifikan bagi daerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi