Tabrakan Keranjang Sultan Langit di Sukabumi, Main Potensi

Bima J. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Tabrakan Keranjang Sultan Langit di Sukabumi, Main Potensi

Gambar atau konten salah?

Video yang beredar di media sosial menampilkan tabrakan antar wahana Keranjang Sultan Langit di kawasan wisata alam Suspension Bridge Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi. Wahana yang melayang di ketinggian 160 meter tampak saling bertabrakan, memicu kepanikan di kalangan netizen.

Pihak pengelola menegaskan bahwa insiden bukan akibat kerusakan mesin, malfungsi sistem, atau kemacetan jalur. Analisis video menunjukkan bahwa benturan terjadi karena pengunjung yang bermain dengan alat pengatur kecepatan, atau potensio, yang terletak di dekat lengan keranjang.

"Kalau dilihat dari hasil video dicermati sampai akhir, itu kan ada dimainkan ya potensionya," ujar Manager Operasional Suspension Bridge Situ Gunung, Usep Suherlan, saat ditemui pada Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Usep, panel pengatur berenergi baterai dan dinamo memiliki fungsi on‑off, pengatur kecepatan, hingga opsi untuk bergerak mundur. Pihak pengelola merahasiakan fungsi alat ini demi keamanan. Usep menambahkan, "Kita tidak menginformasikan bahwa si potensio tersebut itu harus dipegang atau dimainkan, itu hanya kami yang tahu. Ketika dikasih tahu, bahkan semakin penasaran orang ingin mencoba memutar sehingga berhenti dan melaju sehingga mengakibatkan goyangan,".

Putaran acak potensi menyebabkan antarkeranjang mendadak melambat atau mati di tengah jalur, lalu terdorong oleh keranjang di belakangnya. Akibatnya, keranjang rotan gantung mengalami dorong‑mendorong di jalur kepulangan.

Insiden terjadi 50 meter sebelum garis finish pada 14 Juni 2026, saat tempat wisata padat antrean. Usep menjelaskan, "Itu kejadiannya 50 meter sebelum finish di sana."

Meskipun video viral dan dianggap mengerikan, Usep yang berada di lokasi menyatakan situasi riil jauh dari kesan mencekam. Wisatawan di area finish menganggapnya biasa karena keranjang hanya terdorong perlahan. Usep berkata, "Hanya ketika melihat video, itu seakan-itu si yang memvideokan itu heboh, heboh sendiri gitu kan. Padahal itu kayak hal wajar ya, hanya terdorong saja, tidak seheboh yang memvideokan tersebut,".

Pihak pengelola memastikan semua wisatawan yang terlibat dalam tabrakan atau terdorong tetap selamat tanpa cedera. "Korban yang tertabrak dengan kereta berikutnya itu baik‑baik saja, tidak mengalami sesuatu apapun. Hanya ketika ditanya, ya mungkin sedikit takut," tuturnya.

Viralnya video tidak mengurangi minat pengunjung. Banyak wisatawan tetap antri, percaya pada sistem keamanan wahana ekstrem yang menjulang 160 meter di atas sungai. Mereka tetap ingin merasakan adrenalin.

Keranjang Sultan Langit dirancang dengan standar keselamatan berlapis, atau double safety, menggunakan perlengkapan panjat tebing yang mampu menahan beban berat. Sebelum meluncur, setiap pengunjung dipasangkan safety harness dengan kapasitas beban hingga 300 kilogram.

Di atas juga seling (tali baja) kita ada dua seling, itu untuk pengamanan safety terakhir. Jadi kita sampai terjatuh keranjang pun, itu tidak akan jatuh langsung ke bawah, karena sudah kami siapkan seling yang kedua untuk pengamanan," tegas Usep menjamin keamanan wahana.

Kejadian ini menjadi bahan kajian penting bagi PT Fontis Aqua Vivam, pengelola wahana. "Betul, ini memang harus dievaluasi segala bentuk apapun. Hal kecil, hal besar, semua kita harus evaluasi untuk menuju lebih baik lagi," pungkas Usep.

Sebelumnya, video yang merekam insiden tabrakan antarwahana Keranjang Sultan Langit di kawasan wisata alam Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi, mendadak viral di media sosial. Wahana ekstrem ini membentang di atas Lembah Purba dengan ketinggian sekitar 160–180 meter dan panjang 523 meter.

Peristiwa menegangkan dikonfirmasi terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026. Beruntung, meski sempat diwarnai kepanikan, seluruh wisatawan yang berada di atas wahana dilaporkan selamat tanpa luka.

Abdul Rozak (33), wisatawan asal Jakarta yang merekam peristiwa, menceritakan kronologinya secara langsung di lokasi kejadian. "Jadi saya lagi naik keranjang langit itu, pas kebetulan dari arah yang berlawanan itu ada keranjang yang berhenti dan di belakangnya ada lagi keranjang yang maju, jadi ketabrak yang di depannya," ujarnya.

Di samping wahana Keranjang Sultan Langit, pengunjung juga dapat menikmati aktivitas River Tubing di Sungai Cilumpang, Sukabumi. Video pendek 20 detik menampilkan tantangan adrenalin di sungai tersebut.

Kesimpulan: Video viral menampilkan tabrakan antar wahana Keranjang Sultan Langit ternyata dipicu oleh pengunjung yang bermain dengan potensi. Meskipun menakutkan di layar, situasi di lapangan aman dan tidak menyebabkan cedera. Pengelola menegaskan sistem keamanan berlapis dan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa.

Keranjang Sultan LangitSuspension Bridge Situ Gunungtabrakan antar wahanavideo viralkeamanan double safetyUsep SuherlanRiver Tubing

Komentar

Memuat komentar...