Tanah Longsor Tutup Jalur Kereta API di Ciremai, Tanpa Korban

Iwan D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
Tanah Longsor Tutup Jalur Kereta API di Ciremai, Tanpa Korban

Gambar atau konten salah?

Insiden tanah longsor menutup jalur kereta api di petak Maswati‑Sasaksaat (MSI‑SKT) pada Rabu, 01 April 2026 pukul 14:53 WIB. Lokasi kejadian berada di kawasan Ciremai, Bandung Barat, tepat di kilometer 142+8/9. Kejadian ini membuat operasi KA 174 Ciremai terhenti.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengonfirmasi bahwa semua pelanggan berada dalam kondisi selamat. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa material longsoran menutupi jalur di kilometer tersebut menyebabkan gangguan operasional. “Seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas kami langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Rabu, 01 April 2026.

Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api di lintas tersebut mengalami penyesuaian jadwal. KAI segera berkoordinasi dengan unit lintas dan instansi terkait untuk menjaga keselamatan dan meminimalkan dampak pada layanan. Di lokasi, petugas prasarana dan sarana KAI tengah melakukan evakuasi rangkaian serta pembersihan jalur dari material longsoran. Tujuannya agar jalur dapat dilalui kembali dengan aman.

“Kami fokus pada percepatan penanganan di lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Seluruh proses dilakukan secara terukur agar operasional perjalanan dapat segera kembali normal,” tambah Anne. Penanganan di lapangan difokuskan pada pembersihan jalur dan evakuasi sarana terdampak. Targetnya penanganan dapat selesai kurang lebih dalam 5 jam.

“Penanganan kami lakukan secara cepat dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Berdasarkan estimasi di lapangan, proses ini diproyeksikan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 5 jam sejak pukul 16:30 WIB,” ujar Anne. KAI terus melakukan koordinasi lintas unit dan instansi terkait guna memastikan setiap tahapan berjalan aman dan terkendali.

Insiden ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan respon cepat dalam menghadapi bencana alam di jalur kereta api. Meskipun tidak menimbulkan korban, kejadian ini mengingatkan bahwa infrastruktur transportasi harus selalu dipantau dan dirawat untuk menghindari gangguan operasional yang lebih serius.

Tanah longsorjalur kereta apiCiremaiPT Kereta Api Indonesiaevakuasipembersihan jalurkoordinasi lintas unit

Komentar

Memuat komentar...