Telkomsel & Huawei Perkuat 5G Indonesia di MWC 2026
Gambar atau konten salah?
Telkomsel dan Huawei mengumumkan kerja sama strategis di Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam pengembangan jaringan 5G di Indonesia.
Wong Soon Nam, Direktur Planning & Transformation Telkomsel, menyatakan, “Kolaborasi ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam mengakses layanan digital.” Ia menambahkan, “Kolaborasi ini dirancang untuk membuat pengalaman pelanggan semakin baik setiap harinya. Dengan memperkuat jaringan 5G, home broadband, dan kompetensi talenta digital, kami berupaya memastikan agar pelanggan dapat menikmati layanan serta konektivitas terbaik, yang lebih cepat dan lebih andal kapan pun dan di mana pun, mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”
Perjanjian ini bertujuan menyediakan konektivitas digital yang lebih cepat, stabil, dan andal bagi pelanggan individu, keluarga, hingga pelaku usaha di seluruh wilayah Indonesia. Kedua perusahaan sepakat mengintegrasikan jaringan hybrid fiber dan 5G untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi.
Penguatan infrastruktur tersebut diharapkan membawa internet rumah yang lebih stabil. Hal ini penting bagi kebutuhan digital seperti streaming, gaming, bekerja, dan belajar dari rumah. Selain itu, pengembangan jaringan 5G juga ditujukan untuk menghadirkan koneksi yang lebih cepat dan responsif, khususnya bagi layanan real‑time seperti panggilan video, aplikasi augmented reality (AR), dan virtual reality (VR) di area dengan trafik tinggi.
Teknologi berbasis kecerdasan buatan akan diterapkan dalam pengelolaan jaringan rumah. Fitur Self Wi‑Fi Optimization memungkinkan modem atau router secara otomatis mengatur sinyal agar meminimalkan area tanpa jaringan. Untuk penguatan jaringan 5G, teknologi TDD Dual Band MetaAAU 64T64R akan digunakan guna memperluas cakupan sekaligus menjaga konsistensi jaringan saat terjadi lonjakan trafik.
Selain pengembangan jaringan, kolaborasi ini mencakup program peningkatan kapasitas talenta digital di Indonesia. Program tersebut meliputi pengembangan kompetensi di bidang 5G, Fixed Mobile Convergence (FMC), serta solusi digital untuk segmen bisnis maupun rumah tangga. Inisiatif ini didukung oleh platform pembelajaran berbasis cloud yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Kerja sama juga mencakup penerapan teknologi jaringan seperti Golden Intelligent Cluster di area dengan trafik tinggi guna menjaga kapasitas dan kualitas layanan tetap optimal. Solusi tersebut menggabungkan berbagai teknologi pengelolaan spektrum dan daya agar jaringan tetap stabil meski digunakan secara masif oleh pelanggan. Teknologi Intelligent Personalized Experiences (IPE) akan digunakan untuk memantau kualitas layanan secara real‑time serta memastikan kebutuhan bandwidth pelanggan tetap terjaga.
Ke depan, Telkomsel dan Huawei berencana menghadirkan fitur panggilan berbasis 5G dan AI. Fitur tersebut mencakup kemampuan terjemahan bahasa secara real‑time, tampilan layar panggilan interaktif, hingga fitur keamanan seperti deteksi penipuan.
Dengan kolaborasi ini, Telkomsel dan Huawei menargetkan peningkatan kualitas layanan dan kapasitas jaringan, sekaligus memperkuat ekosistem talenta digital di Indonesia. Langkah ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui teknologi jaringan canggih dan inovasi berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
