Teluk Buyat: Surga Muck Dive di Sulawesi Utara

Teguh A. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Teluk Buyat: Surga Muck Dive di Sulawesi Utara

Gambar atau konten salah?

Teluk Buyat berada di perbatasan antara Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Tempat ini menjadi favorit para penyelam, baik untuk fun dive maupun muck dive. Pantainya membentang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar 0,45 kilometer. Panjang teluknya sendiri sekitar 0,9 kilometer dan luasnya mencapai kurang lebih 57,5 hektar.

Di sisi kanan teluk, ada muara Sungai Buyat. Sungai ini menjadi batas alami antara dua kabupaten tersebut. Di bagian dalam teluk, baik di kiri maupun kanan hingga ke arah tanjung, terdapat fringing reef atau terumbu karang tepi.

Pantai Buyat berada di dalam kawasan Teluk Buyat. Dasar lokasi penyelamannya adalah pasir. Topografinya landai sejauh 100 meter dari bibir pantai, lalu berubah menjadi miring. Titik penyelaman berada di ujung kiri pantai sampai Tanjung Buyat.

Bagian yang miring menjadi lokasi terbaik untuk menyelam. Di sana, banyak organisme laut unik dan menarik yang bisa ditemukan. Gugusan karang di kedalaman 5 hingga 15 meter menyimpan banyak organisme yang menakjubkan.

Saat menyelam di lokasi ini, penyelam sangat mungkin menemukan berbagai jenis nudibranch, ghost pipefish, leaffish, dan beragam udang kecil. Jarak pandang di lokasi ini rendah. Penyebabnya adalah banyaknya partikel dan nutrien yang tersebar di air.

Arus laut di sini relatif tenang. Jarak pandang rata-rata mencapai 10 hingga 15 meter. Suhu air berkisar antara 26 hingga 32 derajat Celcius. Waktu terbaik untuk menyelam adalah pukul 07.00 hingga 11.00. Penyelam disarankan menyelam saat air sedang pasang. Mereka juga harus menjaga buoyancy dan tidak terlalu sering menggerakkan sirip. Tujuannya agar pasir di dasar perairan tidak terbongkar, karena bisa mengurangi jarak pandang.

Untuk mencapai lokasi, penyelam bisa berjalan kaki dari Pelabuhan Lakban atau dari Pantai Buyat. Penyelaman bisa dilakukan langsung masuk dari pantai.

Hari Suroto, penulis artikel ini, bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara.

Teluk Buyat menawarkan pengalaman menyelam yang berbeda. Dengan dasar pasir dan topografi yang landai lalu miring, lokasi ini cocok bagi penyelam yang ingin mencari biota laut kecil dan unik. Meski jarak pandang terbatas karena partikel di air, arus yang tenang dan suhu yang hangat membuat penyelaman tetap nyaman. Waktu terbaik adalah pagi hari saat air pasang.

Teluk Buyatmenyelamterumbu karangbiota lautnudibranchSulawesi Utarapenyelam

Komentar

Memuat komentar...