Tencent Cloud Rilis Dua Agen AI di Indonesia

Yuli S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Tencent Cloud Rilis Dua Agen AI di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Tencent Cloud resmi meluncurkan dua agen kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, yaitu WorkBuddy dan Miora. Kedua produk ini bukan lagi sekadar percobaan, melainkan sudah menjadi alat yang terbukti membantu individu dan perusahaan.

WorkBuddy dirancang sebagai agen AI untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Agen ini bisa mengoordinasikan berbagai tugas seperti riset pasar, analisis data, dan visualisasi data. WorkBuddy memiliki keahlian di berbagai bidang, mulai dari keuangan, hukum, hingga pemasaran.

Sementara itu, Miora adalah studio kreatif berbasis AI yang dibuat untuk membantu desainer, kreator konten, dan pemasar yang membutuhkan solusi visual. Cukup dengan memberikan instruksi, Miora bisa mengoordinasikan berbagai kemampuan untuk menghasilkan aset siap produksi. Aset tersebut meliputi grafis, video, aset 3D, hingga antarmuka pengguna (UI). Proses kreatif yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu bisa diselesaikan dalam hitungan jam.

Senior Vice President of Tencent Cloud dan Head of Tencent Cloud International, Poshu Yeung, menyatakan bahwa agen AI sudah diadopsi secara luas. Bahkan di internal Tencent, lebih dari 60 persen kode sudah dibuat menggunakan AI. "Dalam 2 tahun ke depan saya yakin AI akan digunakan secara luas, bukan hanya produk Tencent tapi juga seluruh industri," kata Poshu dalam acara Tencent Cloud AI Executive Day di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Vice President of Tencent Cloud dan Vice President of APAC Tencent Cloud International, Jimmy Chen, menegaskan bahwa era sekarang adalah era implementasi AI, bukan sekadar uji coba lagi. Ia optimistis bisa mendukung dan bermitra dengan lebih banyak perusahaan di Indonesia untuk memberikan solusi dan adopsi AI. "Melalui agen seperti WorkBuddy dan Miora, kami membantu perusahaan lokal mengalihkan pekerjaan yang membutuhkan banyak proses eksekusi kepada AI sehingga tim mereka dapat berfokus pada inovasi dan pengambilan keputusan yang lebih baik," ujarnya.

Jimmy Chen menyebut Indonesia sebagai pasar yang penting bagi Tencent. Alasannya, Indonesia memiliki populasi besar dengan banyak generasi muda dan perusahaan yang adaptif terhadap AI. Tantangannya sekarang adalah bagaimana AI bisa meningkatkan produktivitas. Untuk menjawab tantangan itu, Poshu mengatakan Tencent Cloud menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan kompetitornya di bidang cloud dan AI.

Tencent Cloud menawarkan efisiensi biaya. Mereka juga menyediakan model kolaborasi dengan banyak talenta insinyur lokal. Yang paling penting, Tencent Cloud menawarkan kemudahan migrasi data ke cloud mereka dan bahkan meningkatkan kualitas data tersebut. "Kami punya produk kelas atas, nomer satu di China. Jadi kita punya pengalaman yang bisa kita bagi ke konsumen," pungkas Poshu.

Peluncuran WorkBuddy dan Miora menandai langkah Tencent Cloud untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia. Kedua agen AI ini dirancang untuk mengotomatiskan tugas-tugas yang memakan waktu, sehingga tim perusahaan bisa lebih fokus pada inovasi dan pengambilan keputusan strategis. Tencent Cloud melihat Indonesia sebagai pasar dengan potensi besar karena banyaknya perusahaan dan generasi muda yang sudah terbiasa dengan teknologi AI.

Tencent CloudWorkBuddyMioraagen AIproduktivitasIndonesiaotomatisasi

Komentar

Memuat komentar...