Tio Pakusadewo 62 Tahun di ICU, Jantung Menurun Parah
Gambar atau konten salah?
Tio Pakusadewo, seorang aktor senior berusia 62 tahun, kini berada di ruang perawatan intensif rumah sakit. Kondisi jantungnya menurun drastis, sehingga memerlukan pengawasan ketat.
Menurut Dewi Irawan, sahabat Tio, “Empat bulan yang lalu Om Tio pasang ring jantung satu. Om Tio (dalam) keadaan sadar, komunikatif (saat terakhir dijenguk),” ujar Dewi pada 04 Juni 2026. Ring jantung, atau stent, dipasang untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit, biasanya pada arteri jantung.
Dr. M Yamin, spesialis jantung dan pembuluh darah dari BraveHeart – Brawijaya Hospital Saharjo, menjelaskan bahwa ada beberapa kondisi yang memerlukan pemasangan ring. “Selain itu, yang kedua yang terencana elektif. Orang-orang dengan nyeri dada, sakit dada, sakit aktivitas, atau susah napas dengan faktor risiko, kita cek (dulu) nih, pemeriksaan treadmill misalnya,” jelasnya. Jika ditemukan sumbatan melebihi 70 persen, pemeriksaan lanjutan melalui angiogrfu atau kateterisasi dilakukan untuk memastikan apakah pasien perlu pemasangan stent.
“Kalau memang confirm di atas 70 persen, dan kita yakin sumbatan itu menyebabkan keluhan-keluhan pasien tadi, ya itu harus dilakukan,” tambah Dr. Yamin. Prosedur ini biasanya selesai dalam dua hari jika tidak ada komplikasi.
Tio tidak hanya menghadapi masalah jantung. Pada 01 April 2025, ia melaporkan dua kali mengalami stroke pada tahun 2020. Ia memilih mengonsumsi herbal, “Cuma madu dan daun kelor. Berusaha untuk terus bergerak setiap hari, terutama berenang,” ujarnya. Sejak bulan Januari, ia mengalami berbagai penyakit lain, “Mungkin sudah lama, tapi baru sakit dan pasang ring jantung bulan Januari. Sejak itu, tiap bulan ada saja penyakitnya. Penyakitnya sudah macam-macam,” kata Dewi.
Di 01 Mei 2026, Tio dilarikan ke rumah sakit lagi. Penyebab pasti tidak dijelaskan, namun kondisi jantungnya tetap menjadi perhatian utama.
Ring jantung, meski efektif, dapat menimbulkan komplikasi pada organ vital lainnya dan gangguan saraf. Pemulihan tergantung pada kondisi pasien; tanpa komplikasi, pasien biasanya pulih dalam dua hari, namun komplikasi dapat memperpanjang masa perawatan.
Kesimpulannya, Tio Pakusadewo menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks, termasuk jantung, stroke, dan penyakit kronis lainnya. Prosedur ring jantung dan pemantauan ketat menjadi kunci dalam upaya menjaga kesehatannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lamina: Solusi Minimally Invasive untuk Saraf Kejepit
Prabowo Kenalkan Tony Robbins di SICC Bogor, Fokus Pangan
Game Tebak Gambar Hewan Uji Wawasan Santai, Seru Pesta
Forum BPOM dan Kemenkes Bahas Gula Tersembunyi di Produk
Ikan Asin Tertarik Risiko Kanker Nasofaring Tinggi
Niven Hopkins, 26, Menghadapi Gagal Ginjal Akhir Asam Urat
Berita Terbaru
Prabowo Harus Hadir di Pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026
SPMB Solo Terdapat Situs Palsu .com, Wali Kota Tidak Sesuai
Ombudsman, BPKN, YLKI Usulkan Rekomendasi BPJS JKN
172 Sekolah Sidoarjo Tanpa Kepala Tetap, 126 Calon Siap
De Bruyne Mengkrit Kontroversi Napoli, Masa Depan Terbuka
PGN Optimalkan Jaringan Pipa Gas untuk Ketahanan Energi
Purbaya Tolak Go‑Gos Pengunduran, Tidak Ada Pergantian
Pemerintah Buka Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 di Medan
