Toyota Veloz Hybrid Kalahkan BYD M6 DM di Penjualan Juni 2026

Dwi H. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Toyota Veloz Hybrid Kalahkan BYD M6 DM di Penjualan Juni 2026

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Dua mobil ramah lingkungan dari segmen MPV kini bersaing di pasar Indonesia. BYD M6 DM dan Toyota Veloz Hybrid sama-sama menawarkan teknologi elektrifikasi, tapi pendekatannya berbeda. Veloz Hybrid menggunakan sistem hybrid konvensional, sementara BYD M6 DM mengusung teknologi PHEV atau plug-in hybrid. Pertanyaannya, mana yang lebih laku?

Data penjualan wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Pada Juni 2026, Toyota berhasil mendistribusikan 2.698 unit Veloz Hybrid ke dealer-dealer di seluruh Indonesia. Angka itu jauh di atas BYD M6 DM yang mencatat distribusi 1.825 unit pada periode yang sama. Perlu dicatat, Juni 2026 merupakan bulan pertama BYM mendistribusikan M6 DM ke pasaran.

Dari sisi peringkat penjualan nasional, Toyota Veloz Hybrid menempati posisi kedelapan dalam daftar mobil terlaris Indonesia pada Juni 2026. Sementara BYD M6 DM harus puas di posisi ke-12. Meski selisihnya tidak terlalu besar, dominasi Toyota di segmen ini masih terlihat jelas.

Dari segi dimensi, kedua mobil ini memiliki ukuran yang berbeda. Veloz Hybrid memiliki panjang 4.512 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.700 mm. Ground clearance-nya mencapai 205 mm dengan jarak sumbu roda 2.750 mm. Sementara BYD M6 DM sedikit lebih besar di beberapa sisi. Panjangnya 4.710 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.690 mm. Jarak sumbu rodanya 2.800 mm, namun ground clearance-nya lebih rendah di angka 170 mm.

Perbedaan paling mencolok ada di sektor mesin. BYD M6 DM mengandalkan mesin 1.5 liter plug-in hybrid berkapasitas 1.498 cc. Sistem ini menghasilkan daya maksimum 120 kW dan torsi 210 Nm. Konsumsi bahan bakarnya diklaim tembus 65 km/liter. Jika hanya menggunakan baterai, mobil ini bisa menempuh jarak 45 km. Untuk jarak tempuh total saat tangki dan baterai penuh, BYD mengklaim angka 1.300 km.

Di sisi lain, Toyota Veloz Hybrid menggunakan mesin 2NR-VEX 1.496 cc yang menghasilkan daya 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada rentang 4.000-4.800 rpm. Mesin ini dipadukan dengan motor listrik bertenaga 80 PS dengan torsi 141 Nm. Secara total, sistem hybrid ini menghasilkan tenaga maksimal 111 PS. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 28,9 km/liter.

Dari data penjualan dan spesifikasi yang ada, Toyota Veloz Hybrid masih unggul dalam hal distribusi dan popularitas di pasar Indonesia. Namun BYD M6 DM baru memulai perjalanannya pada Juni 2026, sehingga masih terlalu dini untuk menyimpulkan persaingan jangka panjang. Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing: Veloz Hybrid dengan efisiensi hybrid yang sudah terbukti, sementara M6 DM dengan teknologi plug-in hybrid yang menjanjikan jarak tempuh lebih jauh.

BYD M6 DMToyota Veloz HybridpenjualanMPVhybridPHEVpasar Indonesia

Komentar

Memuat komentar...