Tren London Boy di Jembatan Ampera Tarik Pengunjung & UMKM

Mira T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Tren London Boy di Jembatan Ampera Tarik Pengunjung & UMKM

Gambar atau konten salah?

London Boy karya Taylor Swift kini menjadi tren yang memikat para muda di Jembatan Ampera. Setiap sore hingga malam, lampu hias berwarna-warni menambah daya tarik, sehingga banyak yang datang untuk membuat video TikTok. Tujuannya sederhana: mendapatkan tempat di For You Page (FYP).

Di sinilah Jembatan Ampera berubah menjadi panggung improvisasi. Lampu merah, biru, hijau, dan kuning bersinar menambah estetika latar. Para kreator memanfaatkan visual ini, menambahkan iringan lagu London Boy agar video mereka lebih menarik. Ketika lampu menyala, suasana senja berubah menjadi ruang kreatif yang ramai.

“Iya, ini tuh seru banget, karena kebetulan juga akhir-akhir ini algoritma FYP aku itu tentang Ampera kayak tren London Boy. Sebenarnya saya sudah lama tinggal di Palembang dan sempat merantau, tapi baru kali ini berani jalan di Ampera karena lagi tren ini. Ternyata ramai sekali muda-mudi buat konten di sini, jadi aku enggak malu,” ujar Malta, salah satu pengunjung. Ia menambahkan bahwa ia biasanya tidak berkunjung ke jembatan, namun tren ini membuatnya tertarik.

Feby, wisatawan asal Jakarta, juga mengaku sengaja datang. “Ini pertama kali saya ke Ampera, kebetulan lagi ada kerjaan di Palembang, jadi sekalian jalan-jalan dan buat konten tren London Boy. Ternyata orang-orang yang datang banyak sekali dan jauh dari kesan negatif soal keamanan. Sejauh ini aman-aman saja dan ramai, dari anak muda sampai keluarga juga ada. Harapannya semoga masyarakat Indonesia makin tahu Jembatan Ampera dan lebih mencintai kotanya sendiri,” kata Feby.

Fenomena ini tidak hanya meningkatkan kunjungan, tapi juga memberi dorongan ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar jembatan. Penjualan makanan, minuman, dan barang kerajinan meningkat. Pengunjung yang datang membawa uang dan waktu, sehingga bisnis lokal merasakan peningkatan pendapatan. Selain itu, popularitas media sosial menambah eksposur bagi Palembang sebagai destinasi wisata.

Dengan tren London Boy yang viral, Jembatan Ampera kembali menonjol sebagai ikon kota yang tidak hanya bersejarah, tapi juga relevan dengan budaya digital. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat mengubah persepsi tempat dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal. 13 April 2026 menjadi contoh bagaimana tren sederhana dapat membawa dampak positif bagi komunitas.

London BoyJembatan AmperaTikTokFor You PageUMKMPalembangtrendingekonomi lokal

Komentar

Memuat komentar...