Sekretaris Dinas Bangkalan Tewas Misterius di Mobil Dinas Bandara

Yuli S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Sekretaris Dinas Bangkalan Tewas Misterius di Mobil Dinas Bandara

Gambar atau konten salah?

Misteri kematian RJS (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, masih gelap. Jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas di Bandara Juanda, Sidoarjo. Dinas tempatnya bekerja melihat beberapa keanehan. Soal kendaraan. Soal absensi. Semuanya janggal.

Kepala Dinas PRKP Bangkalan, Roniyun Hamid, bicara. Korban, katanya, tak pernah pakai sopir. Ia selalu menyetir sendiri. Tapi yang aneh, mobil dinas Toyota Kijang Innova bernopol merah M 1090 GP itu jarang sekali dibawa korban ke kantor. "Setahu saya semenjak saya menjabat (Kadis), dia lebih sering terlihat menggunakan mobil pribadinya (Brio hitam) karena lebih kecil. Enak bawanya," ujar Roniyun pada Rabu, 24 Juni 2026.

Bukan cuma soal mobil. Absensi RJS juga ganjil. Roniyun bilang, sekretarisnya itu sudah tak terlihat di kantor sejak pertengahan pekan. Ia menghilang tanpa surat tugas. Tanpa perintah dinas resmi. "Tidak ada agenda tugas kantor luar kota hari itu," kata Roniyun. RJS tak masuk kantor sejak Kamis, 18 Juni 2026, hingga Jumat, 19 Juni 2026.

Dua hari berturut-turut tak masuk. Menjelang akhir pekan pula. Tapi rekan-rekan kantor tak curiga. Kenapa? Karena beberapa hari sebelumnya, RJS sering minta izin keluar kantor. Urusan keluarga. "Belakangan memang sering pamit keluar kantor untuk merawat orangtuanya yang sakit bergantian dengan saudaranya," jelas Roniyun.

Peristiwa menghebohkan ini terjadi di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Rabu siang, 24 Juni 2026. Seorang wanita ditemukan tewas di dalam mobil dinas. Toyota Kijang Innova hitam. Pelat merah. Nopol M 1090 GP. Jasadnya terbujur kaku. Posisi kursi penumpang depan sebelah kiri direbahkan ke belakang.

Penemuan bermula dari bau menyengat. Petugas dan warga sekitar bandara menciumnya. Ada juga ceceran darah. Mengalir keluar dari bawah mobil. Tim Basarnas lalu mengevakuasi jasad korban.

Data parkir bandara menunjukkan mobil itu sudah masuk sejak Sabtu, 20 Juni 2026. Empat hari. Tak bergerak. Statis di tempat. Baru pada Rabu jasad ditemukan.

Keluarga mulai curiga sejak Sabtu sore. Korban hilang kontak. Ponselnya tiba-tiba tak aktif. Padahal, sejak Kamis, 18 Juni, RJS pamit. Katanya mau menghadiri rapat dinas.

Polisi masih menyelidiki. Tim medis juga. Mereka mengumpulkan keterangan saksi. Memeriksa rekaman CCTV bandara. Semua dilakukan untuk mengungkap motif dan penyebab pasti kematian misterius pejabat ini.

Kematian RJS menyisakan banyak pertanyaan. Mobil dinas yang jarang dipakai tiba-tiba jadi tempat akhirnya. Absensi yang tak biasa. Hilang kontak setelah pamit rapat. Semua potongan puzzle ini belum tersusun menjadi satu gambaran utuh.

misteri kematiansekretaris dinasmobil dinasbandara juandaabsensi ganjilpenyebab kematianpenyelidikan polisi

Komentar

Memuat komentar...