UMY Naik Peringkat THE Asia 2026, Skor Riset Meningkat
Gambar atau konten salah?
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencatat peningkatan skor dan peringkatnya di THE Asia University Rankings 2026 meski persaingan global semakin ketat. Pada tahun 2026, Times Higher Education (THE) mencatat hampir 200 kampus baru yang berhasil masuk daftar pemeringkatan tingkat Asia. Hal ini menandakan iklim kompetisi untuk reputasi global kini lebih sengit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Di tengah kepungan ratusan pesaing baru, UMY justru menunjukkan performa yang kokoh. Alih‑alih menurun karena banyaknya pesaing, skor dan peringkat UMY di tingkat dunia malah naik di seluruh aspek penilaian. Peningkatan terjadi saat persaingan global berada di titik yang lebih ketat.
Menurut data THE Asia University Rankings (WUR) 2026, skor UMY pada indikator Research Quality naik 4,2 poin dari 21,2 menjadi 25,4. Indikator International Outlook turut meningkat 4,6 poin dari 44,4 menjadi 49,0. Adapun Research Environment naik 1,1 poin, Industry naik 1,5 poin, dan Teaching naik 0,4 poin dibanding tahun sebelumnya.
Dr. Mega Hidayati, Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global (BPRG) UMY, menyebut capaian ini sebagai cerminan dari peningkatan produktivitas dan kinerja secara kelembagaan yang nyata dan terukur. “Capaian nilai pada aspek riset dan pembelajaran tentu masih memiliki ruang untuk penguatan lebih lanjut. Namun, tren positif yang ada saat ini menunjukkan bahwa kinerja institusi terus bergerak ke arah yang benar,” ujar Mega dalam keterangan tertulis, Senin, 4 Mei 2026.
Di antara seluruh indikator, International Outlook menjadi kekuatan paling menonjol UMY dengan skor 49,0. Capaian ini mencerminkan semakin luasnya jangkauan UMY dalam kolaborasi akademik lintas negara, jumlah mahasiswa internasional, serta publikasi bersama dengan peneliti dari luar negeri.
Namun, Mega menekankan bahwa capaian pada international outlook perlu dialirkan ke dalam penguatan dan peningkatan capaian dimensi lainnya. “Hasil dan dampak dalam dimensi international outlook yang tinggi belum sepenuhnya terintegrasi ke dalam penguatan dan peningkatan capaian dimensi lainnya. Ini menjadi salah satu fokus yang sudah kami rancang untuk lebih dioptimalkan ke depan,” kata Mega.
Lonjakan paling signifikan tercatat pada indikator Research Quality yang naik 4,2 poin dalam satu tahun. Terkait hal ini, Mega mendorong agar hasil‑hasil riset dosen UMY mendapat ruang diseminasi dan publisitas yang lebih luas.
Untuk mempercepat peningkatan di seluruh pilar penilaian, UMY telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Mega menyebut penguatan di bidang penelitian dan kualitas program studi menjadi prioritas utama. “Kami menargetkan peningkatan hibah riset, publikasi di Q1‑Q2 Scopus, serta kolaborasi lintas institusi. Selain itu, kami juga mendorong penambahan program studi yang terakreditasi internasional dan mempercepat jumlah dosen dengan pendidikan doktor,” jelas Mega.
UMY pertama kali masuk dalam THE Rankings pada 2024 dengan status Reporter dan sejak saat itu terus hadir secara konsisten dalam siklus pemeringkatan tahunan THE. Dengan fondasi international outlook yang kuat dan tren positif pada kualitas riset, UMY menempatkan diri sebagai perguruan tinggi swasta yang terus bergerak maju menuju institusi pendidikan bereputasi global.
Seiring dengan peningkatan reputasi global, UMY juga terus berinovasi dengan menghadirkan program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Berikut adalah beberapa program studi baru yang menjadi bagian dari pengembangan akademik UMY:
- Program Studi Sarjana (S1)
- Fakultas Psikologi: S1 Psikologi
- Fakultas Pendidikan dan Humaniora: S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO)
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis: S1 Bisnis Digital
- Fakultas Teknik: S1 Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)
- Program Studi Pascasarjana
- Magister Ilmu Agama Islam
- Doktor Hukum
- Doktor Akuntansi
- Doktor Hubungan Internasional
Informasi lebih lanjut mengenai program studi dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi admisi UMY di admisi.umy.ac.id.
Dengan skor yang terus meningkat di berbagai indikator, UMY menunjukkan bahwa strategi peningkatan kualitas riset, kolaborasi internasional, dan akreditasi program studi dapat memperkuat posisi perguruan tinggi ini di panggung global. Kinerja institusi ini menegaskan bahwa fokus pada penelitian dan pengembangan akademik dapat membawa dampak positif bagi reputasi dan daya saing UMY di tingkat Asia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
Helm Cerdas ITB Tuntun Pendeteksi Kelelahan Motor
Strip Tes Minyak Babi: Alat Praktis Deteksi Halal Rutin
Alumni Teknik ITB 2025: Penghasilan Rp 10 Miliar Tertinggi
Kampus Bisa Punya SPPG: Solusi Gizi Nasional, Tak Wajib!
Komisi X Fokus Kesejahteraan Dosen PTS, Dukung Anggaran
