UNY Tegaskan Terlibat Riset Palsu, Tidak Terikat Kampus
Gambar atau konten salah?
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus riset palsu yang muncul di sebuah konferensi internasional. Empat alumninya—Rifaldy Fajar, Prihantini, Rini Winarti, dan Riana Dwi Kurniawati—terlibat dalam peristiwa tersebut.
UNY menegaskan bahwa keempat orang tersebut memang alumni kampus, dengan status kelulusan pada periode 2019-2021. “Bahwa benar keempat orang tersebut di atas adalah alumni UNY yang lulus antara tahun 2019-2021,” jelas UNY dalam keterangan tertulis, Selasa 2 Juni 2026.
Meski memiliki hubungan alumni, pihak kampus menegaskan bahwa mereka tidak tercatat sebagai dosen, tenaga kependidikan (tendik), ataupun mahasiswa aktif. Dengan demikian, UNY menegaskan bahwa tindakan yang mereka lakukan tidak memiliki kaitan dengan institusi tersebut.
Wakil Rektor bidang Akademik, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, MPd, PhD, menambahkan bahwa perbuatan tersebut bersifat individu. “Tindakan 4 alumni tersebut bersifat individu dan tidak ada kaitannya dengan UNY karena mereka bukan dosen, tendik ataupun mahasiswa aktif UNY,” jelasnya saat dihubungi, Selasa 2 Juni 2026.
UNY juga menjelaskan bahwa afiliasi penelitian atau keterangan institusi yang disebutkan dalam publikasi tersebut tidak berasal dari UNY. Peneliti tersebut menggunakan nama Department of Liver Transplant Surgery, Computational Biology and Medicine Laboratory, Yogyakarta State University, yang tidak ada di fakultas matematika, ilmu pengetahuan alam, maupun kedokteran UNY.
Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, UNY sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kedua pihak akan melakukan penelusuran dan pendalaman terhadap kasus ini.
UNY menegaskan komitmennya terhadap integritas akademik, menolak segala bentuk pelanggaran etika, dan menegaskan pentingnya kejujuran dalam penelitian.
Kasus ini menyoroti pentingnya verifikasi afiliasi dan tanggung jawab individu dalam publikasi ilmiah, serta peran lembaga pendidikan dalam menjaga reputasi akademik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
