Wally Funk, Penerbang Legendaris, Meninggal di 87 Tahun

Sinta R. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Wally Funk, Penerbang Legendaris, Meninggal di 87 Tahun

Gambar atau konten salah?

Wally Funk, seorang perempuan yang namanya tercatat dalam sejarah penerbangan dan antariksa, telah meninggal dunia pada usia 87 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir pada 8 Juli 2025 di Grapevine, Texas. Funk dikenal luas sebagai perempuan tertua yang pernah terbang ke luar angkasa, sebuah pencapaian yang diraihnya di usia 82 tahun.

Lahir di Texas pada tahun 1939, Funk sudah bercita-cita menjadi penerbang sejak kecil. Ia mulai belajar terbang saat masih remaja. Di usia 20 tahun, ia sudah menjadi pilot profesional. Ambisinya tidak berhenti di atmosfer Bumi. Pada tahun 1961, Funk bergabung dengan program Woman in Space Program. Program ini melibatkan 13 perempuan, yang kemudian dikenal dengan julukan Mercury 13. Mereka menjalani serangkaian tes fisik dan mental yang sama ketatnya dengan tes untuk astronaut pria NASA.

Funk adalah anggota termuda dari kelompok itu. Ia berhasil menempati peringkat ketiga di antara semua kandidat. Bahkan, ia menjadi satu-satunya peserta yang lulus seluruh tes yang diberikan. Namun, NASA saat itu tidak menerima satu pun perempuan dari Mercury 13 menjadi astronaut. Impian Funk untuk terbang ke luar angkasa pun kandas.

Bertahun-tahun kemudian, pada 1978, NASA akhirnya membuka program astronaut untuk perempuan. Funk beberapa kali melamar, tetapi tidak pernah berhasil. Meski begitu, ia tidak menyerah. Kesempatan itu akhirnya datang enam dekade kemudian. Pada tahun 2021, Funk terbang ke luar angkasa sebagai bagian dari misi berawak pertama perusahaan Blue Origin. Ia menumpang kapsul New Shepard.

Blue Origin menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di platform X. "Kami sangat berduka atas kepergian Wally Funk," tulis perusahaan itu. "Wally adalah seorang pionir yang sesungguhnya... Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanannya. Kisahnya akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penjelajah di masa depan. Fly, Wally, Fly," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Penerbangan itu menjadikan Funk, di usia 82 tahun, sebagai manusia tertua yang pernah mencapai luar angkasa. Rekor itu sebelumnya dipegang oleh astronaut legendaris John Glenn selama 23 tahun. Gelar Funk kemudian direbut oleh aktor William Shatner yang terbang pada usia 90 tahun beberapa bulan kemudian. Pada tahun 2024, Ed Dwight, yang usianya beberapa minggu lebih tua dari Shatner, mengklaim rekor tersebut.

Sepanjang kariernya, Funk mencatatkan lebih dari 19.600 jam terbang. Ia juga telah mengajari ribuan orang cara menerbangkan pesawat. Ia adalah inspektur perempuan pertama di Federal Aviation Administration (FAA). Selain itu, Funk menjadi perempuan pertama yang bekerja sebagai penyelidik keselamatan penerbangan di National Transportation Safety Board (NTSB). Pada tahun 1995, namanya diabadikan dalam Women in Aviation International Pioneer Hall of Fame.

Perjalanan hidup Funk menunjukkan bahwa seorang perempuan bisa menembus batasan usia dan gender. Ia gagal menjadi astronaut NASA, tetapi akhirnya tetap mencapai bintang-bintang dengan caranya sendiri. Rekor sebagai penumpang tertua di luar angkasa mungkin telah berganti, tetapi tempatnya dalam sejarah penerbangan sudah pasti abadi.

Wally Funkmeninggal duniaperempuan tertualuar angkasaMercury 13pilot profesionalinspirasi

Komentar

Memuat komentar...