Warga Nganjuk Tanam Pisang, Tebar Ikan: Protest Jalan Rusak

Sinta R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Warga Nganjuk Tanam Pisang, Tebar Ikan: Protest Jalan Rusak

Gambar atau konten salah?

Warga Dusun Tempel, Desa Ngronggot, Kabupaten Nganjuk menanam pohon dan menebar ikan di jalan rusak pada Senin sore 6 June 2026. Aksi dimulai sekitar pukul 15.00 WIB.

Lebih dari 100 batang pohon pisang ditanam berjejer di tengah jalan aspal yang rusak sepanjang hampir 1 kilometer. Jalan tersebut penuh lubang besar, membuat kendaraan sulit melewati.

Di salah satu titik kerusakan, warga juga menebar puluhan ekor ikan lele. Mereka berebut ikan secara spontan, sebagai sindiran terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Novelka Firtariaji (50), tokoh masyarakat Dusun Tempel, menjelaskan aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan warga. Ia berkata, “Sudah enam tahun ini jalan di sini rusak.”

Novelka menambahkan bahwa jalan yang ditanami pohon pisang memanjang dari depan makam desa di sisi utara hingga jembatan Buk Miring di selatan. Ia menegaskan, “Ini jalan penghubung antar desa. Menghubungkan Desa Cengkok, Desa Ngronggot dan Desa Mojokendil.”

Menurut Novelka, kerusakan jalan berdampak besar pada roda perekonomian warga. Ia menegaskan, “Jalan ini jadi akses utama warga bertani ke sawah, berjualan ke pasar, dan anak-anak sekolah.”

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nganjuk, Onny Supriyono, mengaku baru mendengar informasi tentang protes jalan rusak di Dusun Tempel. Ia berkata, “Baru sore ini dengar informasinya. Secepatnya mungkin besok 7 June 2026 saya cek ke lokasi.”

Menurut Onny, pengecekan penting dilakukan untuk menentukan apakah jalan tersebut merupakan jalan kabupaten atau desa. Jika jalan kabupaten, perbaikan akan segera dilakukan.

Aksi tebar ikan lele dan penanaman pohon pisang dilakukan secara swadaya oleh warga, termasuk ratusan pohon pisang yang ditanam.

Sementara itu, pihak dinas masih menunggu hasil inspeksi sebelum memutuskan langkah perbaikan.

Seiring waktu, jalan ini tetap menjadi jalur penting bagi kehidupan sehari-hari warga Dusun Tempel.

Aksi warga ini menyoroti betapa pentingnya infrastruktur jalan bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Dusun Tempeljalan rusakpenanaman pohon pisangtebar ikan leleNganjukPUPRinfrastruktur jalanperekonomian desa

Komentar

Memuat komentar...