Zomato: Tidak Ada Promo Biryani 370 Rupee, Klarifikasi

Ika P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Zomato: Tidak Ada Promo Biryani 370 Rupee, Klarifikasi

Gambar atau konten salah?

11 Juni 2026 – Pemberitahuan palsu yang menampilkan promosi nasi biryani menjadi sorotan di kalangan pengguna aplikasi pesan antar makanan. Gambar tangkapan layar tersebut menampilkan pesan yang menawarkan biryani seharga 370 Rupee atau sekitar 70 ribuan rupiah.

Di India, Zomato merupakan aplikasi pesan antar makanan yang paling banyak digunakan. Aplikasi ini dikenal dengan gaya komunikasi yang santai, jenaka, dan sering mengikuti tren internet. Namun, berita kontroversial baru-baru ini muncul ketika gambar notifikasi palsu beredar di media sosial.

Kontroversi ini berakar dari sebuah stand up komedi oleh komika Pranit More yang mengangkat kisah penontonnya, Himanshu Jangra, mengenai isu persetujuan seksual. Tangkapan layar notifikasi tersebut memicu pertanyaan di kalangan pengguna apakah Zomato benar-benar membuat kampanye tersebut.

Perusahaan segera menanggapi dengan klarifikasi resmi. Biryani adalah makan malam, bukan pernyataan persetujuan. Tangkapan layar pemberitahuan yang kamu lihat dengan nama kami adalah palsu. Kami tidak pernah menulis atau mengirimkan pesan tersebut, tulis perwakilan Zomato.

Setelah klarifikasi, netizen mulai menanggapi dengan berbagai komentar. Beberapa mengakui bahwa seringkali traktiran makan saat kencan dianggap sebagai cara untuk mendapatkan timbal balik tertentu. Suarakan lebih banyak lagi! Membelikan makanan (kepada teman kencan) bukan berarti mendapat persetujuan untuk segala hal, tulis salah satu netizen.

Netizen lain menambahkan dengan candaan, Kalau ini melibatkan tentang Biryani dengan ayam, apakah kalian sudah mendapat persetujuan dari ayamnya? Sementara beberapa pengguna Zomato mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan seperti itu. Saya juga pengguna Zomato, tetapi tidak pernah menerima pemberitahuan seperti itu. Sudah jelas, itu palsu, ujarnya.

Kontroversi ini menyoroti betapa mudahnya informasi palsu menyebar melalui platform media sosial. Meski Zomato tidak terlibat, banyak pengguna terjebak dalam spekulasi karena gaya komunikasi yang biasanya ringan dan humoris.

Setelah klarifikasi, tidak ada bukti lain bahwa Zomato pernah mengirimkan pesan tersebut. Namun, kejadian ini mengingatkan pentingnya verifikasi sumber sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

Peristiwa ini menegaskan bahwa meski aplikasi pesan antar makanan menjadi kebutuhan sehari-hari, masih ada ruang bagi kebingungan ketika pesan tidak jelas atau terdistorsi. Pengguna diingatkan untuk selalu memeriksa keaslian notifikasi sebelum mengambil kesimpulan.

Zomatopemberitahuan palsubiryanipromosimedia sosialklarifikasiverifikasi sumber

Komentar

Memuat komentar...