Zulhas Kunjungi KNMP Lateng, Dukungan Fasilitas Baru
Gambar atau konten salah?
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Lateng, Banyuwangi, pada 14 Mei 2024. Ia menyapa para nelayan dengan salam dari Presiden Prabowo Subianto.
Di sana, 120 nelayan berkumpul untuk berdialog langsung. Topik pembicaraan meliputi penghasilan, harga ikan, dan utang nelayan. Zulhas menjelaskan bahwa Prabowo memberi perhatian khusus karena posisi tawar nelayan masih lemah. Ia menegaskan bahwa masalah utama nelayan adalah hasil tangkapan harus dijual segera setelah tiba di darat. Jika pasar tidak menampung, ikan berisiko rusak dan terjual dengan harga rendah.
Untuk mengatasi hal itu, KNMP Lateng dilengkapi fasilitas pabrik es, cold storage, dermaga, bengkel nelayan, koperasi, akses pembiayaan, asuransi, dan jalur pemasaran. Jika harga belum memuaskan, nelayan dapat menyimpan hasil tangkapan lebih dulu. Bila pasar tetap tidak menampung, ikan akan dibeli oleh SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Skema ini bertujuan memberi kepastian harga dan mengurangi tekanan menjual murah.
Zulhas menegaskan pentingnya pemeliharaan fasilitas KNMP. Ia meminta semua fasilitas digunakan dan dirawat agar benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan. KNMP Lateng memiliki 204 nelayan aktif, 180 kapal kecil di bawah 5 GT, dan tiga kelompok usaha bersama nelayan. Produksi perikanannya mencapai sekitar 1.260 ton per tahun dengan nilai sekitar Rp31,5 miliar.
Fasilitas KNMP Lateng juga membuka peluang pengembangan unit usaha seperti pabrik es, warung, bengkel nelayan, sentra kuliner, dan mobil berpendingin. Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 KNMP hingga 2029. Untuk tahap awal hingga 2026, ditargetkan 1.369 KNMP terbangun. Di Jawa Timur, empat titik KNMP telah selesai 100 persen, yakni di Tuban, Sumenep, Malang, dan Banyuwangi.
Program ini menandai upaya berkelanjutan pemerintah untuk meningkatkan daya saing nelayan, mengurangi ketergantungan pada penjualan cepat, dan memperkuat rantai nilai perikanan di tingkat lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Anjlok 1,57 Persen ke 4.827
BRI Buka Galeri E-Channel di JPM Dukuh Atas untuk Komuter
Kemenkeu Tolak Jadi Pemegang Saham BEI
Pandu Sjahrir Lepas Saham Supra Sekuritas Sejak Juni
OJK Paksa Pengembalian Dana Rp5 Miliar Kasus Manipulasi Saham
LPS: 14 BPR Tutup Akibat Tata Kelola Buruk
