Ratna D. · 2 min baca · 49 menit lalu · 23 dibaca
Bisik.id

Gambar atau konten salah?

450 prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya kembali ke Jambi setelah menyelesaikan penugasan selama 15 bulan di Papua. Kembali dalam kondisi lengkap, kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga dan masyarakat setempat.

Gubernur Jambi, Al Haris, menyatakan bahwa keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh warga. Menurutnya, para prajurit telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab tinggi selama menjalankan tugas negara di wilayah perbatasan dan daerah rawan keamanan. Ia berkata, “Ini kebanggaan bagi kita semua. Mereka berangkat 450 orang dan kembali dengan jumlah yang sama. Artinya tugas dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” saat menyambut prajurit di Mako Yonif 142/KJ, Kasang, Kota Jambi, pada 5 Juni 2026.

Al Haris menegaskan bahwa medan penugasan di Papua memiliki tantangan yang tidak ringan. Selain kondisi geografis yang didominasi hutan lebat, para prajurit juga harus menjalankan tugas pengamanan di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tertentu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya turut memberikan dukungan berupa bantuan drone guna menunjang operasional personel selama bertugas. Ia menilai bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh prajurit dalam menjalankan misi di lapangan. Ia mengungkapkan, “Kondisi di sana cukup berat, hutan lebat dan rawan. Bantuan drone yang kita berikan terbukti bermanfaat selama mereka bertugas,”.

Al Haris berharap pengalaman selama bertugas di Papua menjadi bekal bagi para prajurit untuk terus meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga meminta para personel tetap menjaga semangat disiplin serta hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari kekuatan pertahanan negara. Ia menegaskan, “Kami berharap mereka terus semangat, hadir untuk masyarakat, dan tetap mengabdi bagi daerah serta negara,”.

Kepulangan ratusan prajurit tersebut menandai berakhirnya penugasan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya di Papua. Kehadiran mereka kembali di Jambi disambut hangat keluarga yang telah menanti selama lebih dari satu tahun. Al Haris menutup sambutan dengan kata, “Ini menjadi penutup perjalanan tugas panjang yang dijalani para prajurit di ujung timur Indonesia. Kami berharap mereka terus semangat, hadir untuk masyarakat, dan tetap mengabdi bagi daerah serta negara,”.

Peristiwa ini menegaskan kerja sama antara dukungan provinsi dan komitmen pasukan keamanan nasional dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan. Keberhasilan misi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan militer dapat meningkatkan efektivitas tugas pengamanan di daerah rawan.

Satgas PamtasYonif 142/Ksatria JayaPapuaJambidronekeamananperbatasan

Komentar

Memuat komentar...