Remaja Sidoarjo Telanjang Saat Terima Pesanan Ojol
Gambar atau konten salah?
Sebuah video berdurasi 57 detik menjadi perbincangan hangat di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun dalam keadaan tanpa sehelai benang pun saat menerima pesanan dari pengemudi ojek online. Peristiwa ini terjadi di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak tidur tengkurap di teras rumah sambil memeluk guling. Ia sama sekali tidak mengenakan pakaian. Diduga, sebelumnya ia memesan minuman instan seharga Rp 6.800 melalui aplikasi ojek online. Ketika pengemudi tiba untuk mengantarkan pesanan, pemesan tetap dalam kondisi telanjang. Pengemudi sempat menegur pemesan atas situasi tersebut.
Kapolsek Buduran, Kompol Sugeng Sulistiyono, membenarkan kejadian itu. Pihak kepolisian telah melakukan verifikasi setelah video tersebut ramai diperbincangkan. "Informasi yang beredar di masyarakat benar adanya. Pelaku merupakan warga Desa Dukuh Tengah yang masuk wilayah hukum Polsek Buduran," kata Sugeng pada Rabu, 15 Juli 2026.
Setelah menerima informasi, polisi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kanit Reskrim, dan perangkat desa langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan koordinasi dan memanggil remaja tersebut bersama orang tuanya ke balai desa. "Yang bersangkutan sudah diberikan pembinaan, arahan, dan mitigasi agar perilaku tersebut tidak terulang serta tetap menjaga norma dan etika di lingkungan masyarakat," ujar Sugeng.
Dari hasil pendalaman sementara, polisi menemukan bahwa perilaku serupa bukan kali pertama dilakukan oleh remaja tersebut. "Dari keterangan yang kami peroleh, perilaku seperti ini sudah terjadi sebanyak dua kali," ungkap Sugeng. Selanjutnya, polisi bersama instansi terkait akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap remaja tersebut. "Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab dan kondisi yang mendasari perilaku yang bersangkutan," tambahnya.
Kepala Desa Dukuh Tengah, Kusnul Arofik, mengatakan pihak desa turut melakukan pendampingan bersama aparat dan tenaga kesehatan. Menurut Kusnul, remaja tersebut merupakan anak tunggal. Kedua orang tuanya bekerja sehingga diduga kurang memberikan perhatian dan pengawasan. "Yang bersangkutan anak tunggal, kedua orang tuanya bekerja. Dugaan sementara memang kurang mendapat perhatian dan pengawasan. Kejadiannya juga terjadi di teras rumah sendiri dan sempat tidak diketahui orang tuanya," kata Kusnul.
Informasi mengenai kejadian itu baru diterima Kusnul dari Bhabinkamtibmas setelah video tersebut viral. Dari informasi yang diterimanya, perilaku serupa juga disebut sudah terjadi lebih dari satu kali. Ke depan, pemerintah desa akan berkoordinasi dengan Puskesmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Polsek Buduran untuk memantau kondisi remaja tersebut. "Kami akan berkoordinasi dengan Puskesmas dan perangkat desa untuk melakukan pendampingan sampai kondisinya membaik. Saat ini baru dilakukan pemanggilan dan teguran secara persuasif kepada orang tua. Untuk langkah administratif lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dan arahan dari pihak berwenang," tandasnya.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak, terutama di masa remaja. Kurangnya perhatian dari orang tua yang sibuk bekerja diduga menjadi salah satu faktor pemicu. Pemeriksaan kesehatan jiwa akan menjadi langkah selanjutnya untuk memahami kondisi remaja tersebut secara lebih mendalam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Inggris vs Argentina: Prediksi Ketat dan Peluang Adu Penalti
Inggris Vs Argentina, Dendam 40 Tahun di Semifinal
Mahasiswa UINSA Desak Transparansi, Dorong Plt Rektor
Sidoarjo Keruk Sungai di Musim Kemarau
Tiga SD di Blitar Nihil Murid Baru 2026
Bank Sampah di Jember Ubah Plastik Jadi Solar, Bisa Bayar Pajak
Berita Terbaru
Inggris vs Argentina: Prediksi Ketat dan Peluang Adu Penalti
Remaja Sidoarjo Telanjang Saat Terima Pesanan Ojol
Harga BMW iX3 Baru Dirahasiakan hingga GIIAS 2026
Mourinho Panggil Pemain Satu per Satu di Hari Pertama
Reflect Orbital Dapat Izin Luncurkan Satelit Cermin Raksasa
BPBD Petakan 8 Kabupaten Rawan Kekeringan di Bengkulu
Rp107 M untuk Rehab 131 SD di Gianyar
Pemkot Medan Desak Pertamina Atasi Antrean BBM
