Inggris vs Argentina: Prediksi Ketat dan Peluang Adu Penalti
Gambar atau konten salah?
Pertarungan sengit antara dua rival abadi, Inggris dan Argentina, akan tersaji di babak semifinal Piala Dunia 2026. Laga ini diprediksi berlangsung ketat dan bisa berujung pada adu penalti.
Pertandingan akan digelar pada Kamis, 16 Juli 2026, di Atlanta Stadium dengan kickoff pukul 02.00 WIB. Wasit yang memimpin laga adalah Ismail Elfath, seorang wasit asal Maroko yang kini berkewarganegaraan Amerika Serikat.
Menurut prediksi dari ADI Predicstreet, mitra resmi FIFA untuk pasar prediksi, ada tiga skenario yang paling mungkin terjadi. Pertama, Inggris menang dengan skor 2-1 (29 persen). Kedua, Argentina menang 1-2 (20 persen). Ketiga, hasil imbang 1-1 (20 persen). Ketiga opsi ini hampir seimbang, menunjukkan betapa ketatnya pertandingan ini diperkirakan.
Inggris dan Argentina sudah bertemu lima kali di ajang Piala Dunia. Dari lima pertemuan itu, Inggris unggul dengan tiga kemenangan, sementara Argentina menang dua kali. Salah satu pertemuan paling terkenal terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 1998. Saat itu, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu. Laga harus ditentukan lewat adu penalti, dan Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali di berbagai ajang. Dari total pertemuan itu, Inggris unggul dengan enam kemenangan, lima kali seri, dan hanya dua kali kalah. Catatan FIFA menunjukkan rasio kemenangan Inggris lebih tinggi, yakni 6, dibandingkan Argentina yang hanya 3, dengan potensi imbang sebanyak 4 kali.
Pertanyaan besarnya: akankah sejarah adu penalti terulang lagi di laga ini? Atau akankah salah satu tim mampu memenangkan pertandingan dalam waktu normal?
Berikut rekor pertemuan lengkap Inggris vs Argentina:
- 12 November 2005: Argentina 2-3 Inggris (Persahabatan)
- 07 Juni 2002: Argentina 0-1 Inggris (Piala Dunia fase grup)
- 23 Februari 2000: Inggris 0-0 Argentina (Persahabatan)
- 30 Juni 1998: Argentina 2 (4)-2 (3) Inggris (Piala Dunia babak 16 besar)
- 25 Mei 1991: Inggris 2-2 Argentina (Rous Cup)
- 22 Juni 1986: Argentina 2-1 Inggris (Piala Dunia perempat final)
- 13 Mei 1980: Inggris 3-1 Argentina (Persahabatan)
- 12 Juni 1997: Argentina 1-1 Inggris (Persahabatan)
- 22 Mei 1974: Inggris 2-2 Argentina (Persahabatan)
- 23 Juli 1966: Inggris 1-0 Argentina (Piala Dunia perempat final)
- 06 Juni 1964: Argentina 1-0 Inggris (Brazil Nations Cup)
- 02 Juni 1962: Inggris 3-1 Argentina (Piala Dunia fase grup)
- 09 Mei 1951: Inggris 2-1 Argentina (Persahabatan)
Prediksi susunan pemain untuk laga ini:
Inggris: Pickford; James, Konsa, Guehi, O'Reilly; Anderson, Rice; Saka, Bellingham, Gordon; Kane
Argentina: Emi Martinez; Molina, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Mac Allister, Fernandez; Messi, Alvarez
Dari data yang ada, Inggris memang lebih dominan secara statistik. Namun, Argentina memiliki kenangan manis saat bertemu Inggris di Piala Dunia, terutama kemenangan lewat adu penalti pada 1998 dan kemenangan di perempat final 1986. Pertandingan ini bukan sekadar soal angka, melainkan juga gengsi dan sejarah panjang rivalitas kedua negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
