Endah K. · 5 min baca · 1 hari lalu · 5 dibaca
Bisik.id

Gambar atau konten salah?

Makassar – Bulan Muharram menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Hijriah. Sebagai salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam, Muharram memiliki keutamaan tersendiri yang menjadikannya waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh.

Meski tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan pada 1 Muharram, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dapat dilakukan untuk mengisi awal tahun Hijriah dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai pahala. Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk mengawali tahun Hijriah dengan semangat kebaikan dan keberkahan.

1. Membaca doa awal bulan Muharram

Doa awal bulan Muharram dibaca setelah shalat Maghrib sebanyak tiga kali. Sebagian ulama menyebutkan bahwa barang siapa membaca doa tersebut sebanyak tiga kali setelah shalat Rawatib ba'diyah Maghrib pada malam 01 Muharram 2026, maka Allah SWT akan memerintahkan dua malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan selama setahun mendatang.

Berikut adalah doa awal tahun:

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِي الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهَذَا عَامٌ جَدِيدُ قَدْ أَقْبَلَ إِلَيْنَا، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ وَالْعَوْنِ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْاشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَبْهِ وَسَلَّمَ.Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wasallam. Allaahumma antal abadiyul qadiimul awwalu wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa juudikal mu-awwal. Wa haadzaa 'aamun jadiidun qad akbala ilainaa. Nas-alukal 'ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa-ihi wajunuudihii wal 'auni 'alaa hadzihin nafsil ammaarati bissuu-i wal ishtighaali bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'aala aalihi wa shahbihii wasallam.

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw., serta keluarga dan sahabatnya.

2. Membaca Basmalah dan Ayat Kursi setelah shalat Subuh

Beberapa ulama menyebutkan bahwa apabila seseorang membaca amalan basmalah sebanyak 360 kali dan ayat kursi 360 kali, maka dengan izin Allah SWT, ia akan diberikan kemudahan rezeki, keselamatan, dan dipelihara dari segala musibah.

3. Bertaubat dan menghindari dosa

Menyiapkan diri untuk tahun baru Hijriah dimulai dengan memperbanyak taubat nasuha, menyesali dosa-dosa yang telah dilakukan, dan bertekad menjadi pribadi yang lebih baik. Umat Islam juga dianjurkan menjauhi segala bentuk maksiat dan kezaliman, karena Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) dalam Islam. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam diperintahkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal saleh.

Allah SWT berfirman: “Maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan yang empat itu.” (QS At-Taubah: 36). Sahabat Ibnu Abbas RA juga menjelaskan bahwa pahala kebaikan pada bulan-bulan haram dilipatgandakan, demikian pula konsekuensi dari perbuatan dosa.

4. Berpuasa pada hari pertama bulan Muharram

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram adalah berpuasa. Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda: “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram.” (HR Muslim). Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram karena bulan tersebut memiliki banyak keutamaan dan menjadi salah satu waktu diterimanya taubat oleh Allah SWT.

إِنْ كُنْتَ صَائِمًا شَهْرًا بَعْدَ رَمَضَانَ ، فَصُمِ الْمُحَرَّمَ، فَإِنَّهُ شَهْرُ اللهِ ، وَفِيهِ يَوْمُ تَابَ فِيهِ عَلَى قَوْمٍ، وَيُتَابُ فِيهِ عَلَى آخَرِينَ. Jika engkau hendak berpuasa di suatu bulan selain Ramadhan, maka berpuasalah di Bulan Muharram. Sebab itu adalah Bulan milik Allah. Di dalamnya ada satu hari (yaitu Asyura) di mana Allah menerima taubat suatu kaum, sehingga diterimalah pula di dalamnya taubat kaum lainnya.” (HR Ahmad)

Karena kemuliaannya, Muharram sering disebut sebagai Syahrullah atau “bulan Allah”. Oleh sebab itu, memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk meraih pahala dan keberkahan.

5. Membaca doa saat melihat hilal

Apabila menyaksikan hilal atau bulan sabit yang menandai datangnya bulan Muharram, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW berdoa: اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهْلُهُ بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، رَبُّنَا وَرَبُّكَ الله. “Allah Mahabesar, Ya Allah jadikan hilal ini membawa keamanan dan iman, keselamatan dan Islam, serta taufiq kepada apa yang Engkau sukai dan ridohi.” (HR Darimi)

6. Menulis Basmalah

Di antara faidah yang telah teruji kebenarannya sebagaimana disebutkan dalam Kitab Na'tul Bidayat, siapa yang menulis basmalah dengan tulisan yang jelas sehingga bulatan mim terlihat. Ditulis di hari pertama bulan Muharram sebanyak 113 kali maka yang membawa tulisan itu tidak akan mendapati hal yang tidak ia sukai, tidak pula keluarganya sepanjang hidup. Jika ia bertemu pejabat zalim maka ia akan aman dari kejahatannya. Karena tulisan ini mengandung nama Allah, maka hendaknya diletakan di tempat yang layak dan tidak dibawa masuk ke kamar kecil.

7. Memperbanyak amal shalih

Seperti perbuatan dosa pada bulan ini akan dibalas dengan dosa yang besar, begitu pula dengan perbuatan baik. Bagi yang beramal shalih pada bulan ini akan menuai pahala yang besar sebagai kasih sayang dan kemurahan Allah kepada para hamba-Nya.

8. Memperbanyak dzikir dan membaca Al‑Quran

Malam 01 Muharram 2026 menjadi momen tepat untuk memperbanyak dzikir dan membaca Al‑Quran. Hal ini sebagai bentuk introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

9. Melakukan shalat sunnah

Sholat sunnah, seperti shalat Hajat, Tahajjud, dan Taubat, juga dianjurkan di malam 01 Muharram. Sholat‑sholat ini menjadi sarana untuk memohon ampunan dan memohon berkah dari Allah SWT.

10. Bersedekah

Bersedekah di malam 01 Muharram merupakan amalan yang mulia. Bersedekah dapat membantu orang lain dan membersihkan diri dari dosa‑dosa.

11. Memperbanyak istighfar

Malam 01 Muharram menjadi waktu yang tepat untuk memohon ampunan atas dosa‑dosa yang telah diperbuat. Perbanyaklah istighfar dan mohonlah ampunan kepada Allah SWT.

12. Introspeksi diri dan muhasabah

Malam 01 Muharram merupakan momen yang tepat untuk merenungkan diri dan melakukan muhasabah. Evaluasilah diri atas segala perbuatan di tahun yang lalu dan bertekadlah untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.

13. Menyambung silaturahmi

Silaturahmi merupakan amalan yang selalu dianjurkan, termasuk di malam 01 Muharram. Bersilaturahmi dapat mempererat hubungan dengan keluarga, kerabat, dan tetangga.

14. Berdoa untuk keberkahan tahun baru Islam

Di malam 01 Muharram, berdoalah kepada Allah SWT untuk memohon keberkahan di tahun baru Islam. Mohonlah agar di tahun yang baru, kita dikaruniai kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan.

15. Mandi

16. Memakai celak mata

17. Berziarah kepada ulama (baik yang hidup maupun yang meninggal)

18. Menjenguk orang sakit

19. Menambah nafkah keluarga

20. Memotong kuku

21. Mengusap kepala anak yatim

22. Membaca Surat al‑Ikhlas sebanyak 1000 kali

Itulah amalan‑amalan 01 Muharram yang dianjurkan. Semoga bermanfaat!

Amalan‑amalan ini menegaskan bahwa bulan Muharram tidak sekadar menjadi titik awal kalender, melainkan juga kesempatan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperkuat hubungan spiritual, dan menambah kebaikan. Dengan melaksanakan doa, puasa, dzikir, dan amal saleh, seseorang dapat memulai tahun Hijriah dengan niat yang bersih dan harapan yang tinggi.

Muharrampuasadoadzikiramal shalihsholat sunnahbasmalahhilal

Komentar

Memuat komentar...