118 PNS Sidoarjo Pensiun, Bupati Dorong Tetap Aktif
Gambar atau konten salah?
118 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kini resmi menerima Surat Keputusan (SK) pensiun. SK tersebut menandai akhir masa tugas resmi bagi para aparatur, namun bukan akhir kontribusi mereka.
Bupati Subandi menegaskan bahwa para pensiunan harus tetap aktif dan berkarya. Ia mengajak mereka untuk terus berkontribusi kepada masyarakat, meski sudah tidak lagi menjalankan tugas harian di dinas.
SK pensiun dibagi menjadi tiga fase: 54 PNS akan memasuki masa pensiun pada 1 Juli 2026, 27 PNS pada 1 Agustus 2026, dan 37 PNS pada 1 September 2026. Semua PNS berasal dari berbagai perangkat daerah di Pemkab Sidoarjo.
Subandi mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi para aparatur sipil negara (ASN) yang telah berperan penting dalam pembangunan dan pelayanan publik. Ia menuturkan, “Kami tidak mungkin sampai pada kondisi seperti sekarang tanpa panjenengan semua. Perkembangan Sidoarjo yang luar biasa hari ini merupakan hasil perjuangan dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun,” ujar Subandi, Jumat (12/6/2026).
Menekankan bahwa pensiun bukan akhir pengabdian, Subandi mengajak pensiunan untuk tetap produktif. Ia berkata, “Setelah pensiun harus tetap berkarya, menjaga kesehatan, dan terus beradaptasi. Tetap energik dan aktif agar semakin sehat dan bahagia,” katanya.
Subandi juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Ia menekankan bahwa transisi dari rutinitas ASN ke kehidupan pensiun harus dihadapi dengan tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Selain itu, Pemkab Sidoarjo terus mendukung kegiatan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sidoarjo. Subandi meminta PWRI menyusun program yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga pensiunan ASN memiliki ruang untuk beraktivitas dan bersosialisasi. Ia menegaskan, “Silakan menyusun proposal kegiatan dan agenda program. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap mendukung agar para purna tugas tetap aktif dan produktif,” tuturnya.
Salah satu pensiunan PNS, Juariyah dari Dinas Sosial Sidoarjo, mengungkapkan bahwa masa pensiun memberi kesempatan untuk lebih mengabdi kepada keluarga tanpa meninggalkan aktivitas sosial di lingkungan sekitar. Ia menyatakan, “Meskipun menjadi purna, saya terus mengabdi selain untuk keluarga juga untuk masyarakat khususnya di lingkungan sekitar,” terangnya.
Di sisi lain, Ana, pensiunan dari SDN Punggul 2 Sidoarjo, berharap Kabupaten Sidoarjo terus berkembang dan semakin maju. Ia menutup dengan harapan, “Semoga Sidoarjo tetap jaya dan terus jaya,” harapnya.
Dengan SK pensiun yang telah diserahkan, para PNS di Sidoarjo kini berada pada fase transisi. Meskipun tugas resmi telah berakhir, pesan Bupati Subandi menegaskan bahwa kontribusi mereka masih berlanjut melalui kegiatan sosial, kesehatan, dan partisipasi aktif dalam program komunitas. Pensiunan diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
