Ningsih R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id

Gambar atau konten salah?

Trenggalek – Tiga jemaah asal Trenggalek meninggal dunia di Arab Saudi saat menjalani ibadah haji. Mereka berasal dari wilayah kota dan terdaftar di kloter 105.

Nama pertama adalah Suyudi, warga Kelurahan Ngantru, berusia 77 tahun. Ia meninggal pada 6 Mei 2026, di kamar hotel yang sama dengan rekan-rekannya.

Jamaah kedua bernama Sulastri, warga Kelurahan Kelutan, berusia 73 tahun. Ia gugur pada 2 Juni 2026 sekitar pukul 18.50 WIB setelah melaksanakan ibadah di kamar 405 Hotel 909.

Jamaah ketiga, Djemadi, warga Kelurahan/Kecamatan Trenggalek, meninggal pada 10 Juni 2026 pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS) di kamar. “Terkahir itu Bapak Djemadi, kloter 105 meninggal dunia pada hari kemarin Rabu (10/6/2026) pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Yang bersangkutan meninggal di kamar,” kata Subkhan Hamzah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj).

Pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kematian. Namun catatan kesehatan menunjukkan bahwa sebelum berangkat, Djemadi memiliki penyakit bawaan. “Namun saat pemeriksaan kesehatan, kondisi fisik Pak Djemadi ini masih dinyatakan istitaah atau layak untuk mengikuti rangkaian ibadah haji,” jelas Subkhan.

Subkhan menambahkan bahwa secara umum kondisi jemaah haji asal Trenggalek masih sehat. “Konsisi jemaah haji asal Trenggalek dalam kondisi sehat. Seluruh rangkaian ibadah haji telah dilaksanakan dengan lancar dan tinggal menunggu jadwal kepulangan ke tanah air.”

Jamaah yang sebelumnya dirawat kini sudah sembuh dan kembali ke maktab. “Jemaah yang sebelumnya sempat dirawat, sekarang sudah sembuh dan kembali ke maktab,” ujarnya.

Pihaknya sedang mengajukan pemindahan (tanazul) jemaah yang tergabung dalam kloter 109 dan 115 agar bergabung dengan kloter 105. “Semoga 109 dan 115 bisa pulang bareng dengan kloter 105, tidak gabung dengan jemaah Trenggalek yang lain,” imbuhnya.

Menurut jadwal debarkasi Surabaya, jemaah haji asal Trenggalek akan tiba di tanah air pada 28 Juni 2026.

Keputusan ini menegaskan bahwa meski terjadi tiga kematian, keseluruhan rangkaian ibadah tetap berjalan. Kemenhaj berupaya memastikan proses kepulangan berjalan lancar bagi semua jemaah.

TrenggalekhajiArab Saudikloter 105tiga jemaahkematianKemenhaj

Komentar

Memuat komentar...