11 Tahanan Kabur dari Rutan Polres Kolaka Utara
Gambar atau konten salah?
Sebanyak 11 orang tahanan melarikan diri dari rumah tahanan (rutan) milik Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 02 Juli 2026, sekitar pukul 03.30 Wita. Saat itu, kondisi rutan sedang sepi. Para tahanan memanfaatkan situasi tersebut untuk kabur dengan menggunakan selang dan sarung sebagai alat bantu.
Begitu mengetahui ada tahanan yang kabur, personel Polres Kolaka Utara langsung bergerak. Mereka melakukan pencarian dan pengejaran. Beberapa anggota polisi bahkan dikerahkan masuk ke kawasan hutan Simbula yang berada di Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Kolaka Utara. Hutan ini diduga menjadi tempat persembunyian para tahanan yang melarikan diri.
Namun, dalam proses pencarian tersebut, terjadi insiden yang tidak terduga. Seorang anggota polisi bernama Bripka Rahman dipatuk oleh ular berbisa. Kejadian ini berlangsung pada Minggu, 05 Juli 2026, saat ia tengah menyusuri hutan Simbula.
"Iya ada satu anggota yang digigit ular berbisa saat pencarian tahanan di hutan," kata Kasi Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Saiful, pada Kamis, 09 Juni 2026.
Setelah dipatuk ular, Bripka Rahman langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Ia mendapatkan perawatan intensif. Untungnya, kondisinya tidak terlalu parah. Ia hanya dirawat inap selama satu hari.
"Anggota dirawat inap sehari setelah itu sudah keluar, alhamdulillah anggota sudah sembuh," jelas Ahmad.
Sementara itu, upaya pengejaran terhadap para tahanan kabur terus dilakukan. Hingga saat ini, polisi sudah berhasil menangkap kembali tujuh orang tahanan. Mereka kini sudah diamankan di Mapolres Kolaka Utara. Masih ada empat orang tahanan lainnya yang belum tertangkap dan masih dalam pengejaran.
"Sampai saat ini sudah 7 tahanan yang sudah kami amankan, tersisa 4 tahanan lagi masih dalam pengejaran," ungkap Ahmad.
Polisi tidak hanya mengandalkan pengejaran. Mereka juga mengimbau kepada keempat tahanan yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. Pihak kepolisian menjamin bahwa para tahanan yang menyerahkan diri akan diperlakukan dengan baik. Peran keluarga juga diharapkan bisa membantu proses ini.
"Kami tetap mengimbau agar para tahanan bisa segera menyerahkan diri dan peran keluarga," pungkasnya.
Dari total 11 tahanan yang kabur, tujuh orang sudah kembali ditangkap. Empat orang lainnya masih buron. Polisi terus melakukan pencarian di berbagai lokasi, termasuk di kawasan hutan yang menjadi tempat persembunyian utama. Insiden gigitan ular berbisa yang dialami Bripka Rahman menjadi salah satu risiko yang harus dihadapi personel di lapangan selama proses pengejaran berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
11 Tahanan Kabur dari Rutan Polres Kolaka Utara
Tanggul Lumpur Lapindo Bocor, Rel Kereta Terancam
Liburan Sekolah Mau Habis, Ini 12 Wisata Sehari
3 Resep Cilok Variasi: Klasik, Goang, Urat Kriwil
Truk ODOL Ancam Jalan Tol, Pelanggaran Capai 21%
Doa Rosario: Merenungkan Kasih Allah
Rachmat Gobel Wafat, Sempat Posting 10 Wisata Gorontalo
360 Siswa di Bengkulu Tak Lolos SPMB, Dinas Siapkan Sekolah Negeri
Ghalibaf: Iran Takkan Menyerah di Tengah Serangan AS
Generasi Emas Belgia Kandas Lagi, Tersingkir di Perempatfinal