360 Siswa di Bengkulu Tak Lolos SPMB, Dinas Siapkan Sekolah Negeri

Maya K. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
360 Siswa di Bengkulu Tak Lolos SPMB, Dinas Siapkan Sekolah Negeri

Gambar atau konten salah?

Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, ada 360 calon siswa di Kota Bengkulu yang belum mendapat sekolah. Mereka gagal dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu memastikan semua siswa ini tetap akan difasilitasi. Tujuannya jelas: mereka bisa bersekolah di sekolah negeri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah SMA dan SMK negeri. Sekolah-sekolah ini masih punya daya tampung. "Untuk distribusi hanya itu sekolah yang masih menampung. Para calon murid dipersilakan mendaftar dengan rekomendasi dari Dinas Pendidikan karena sudah tidak banyak pilihan bagi siswa yang ingin bersekolah di negeri," kata Zulhendri pada Jumat, 10 Juli 2026.

Untuk jenjang SMA, siswa akan diarahkan ke empat sekolah. Yakni SMA Negeri 4, SMA Negeri 8, SMA Negeri 9, dan SMA Negeri 12 Kota Bengkulu. Keempat sekolah ini masih punya kuota. Jadi bisa menampung siswa yang belum diterima di proses seleksi sebelumnya.

Sementara untuk calon siswa yang mau lanjut ke sekolah kejuruan, Dikbud sudah menyiapkan tiga SMK negeri. Ada SMK Negeri 5, SMK Negeri 6, dan SMK Negeri 7 Kota Bengkulu. Semua jadi sekolah tujuan.

Zulhendri menjelaskan kebijakan distribusi ini dilakukan agar semua siswa tetap dapat haknya. Mereka tetap bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Meski tidak lolos pada jalur seleksi yang sudah berlangsung.

Proses penempatan ini tidak hanya terjadi di Kota Bengkulu. Di seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu juga dilakukan hal serupa. Dikbud sudah mendelegasikan proses tersebut ke Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) di masing-masing wilayah. "Untuk kabupaten, calon siswa bisa langsung datang ke Cabdin karena merupakan perwakilan Dinas Pendidikan di daerah. Nantinya mereka akan mendapatkan rekomendasi untuk penempatan sekolah," jelas Zulhendri.

Selain membuka jalur distribusi ke sekolah yang masih punya kuota, Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu juga menyediakan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Program ini dipusatkan di SMA Negeri 11 Kota Bengkulu. Melalui program tersebut, siswa tetap bisa mengikuti proses belajar dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Ijazah kelulusan nantinya tetap diterbitkan oleh SMA Negeri 11 Kota Bengkulu.

Dengan langkah-langkah ini, Dinas Dikbud berharap tidak ada calon siswa di Bengkulu yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Jadi intinya, pemerintah daerah berusaha menampung semua siswa yang belum diterima. Mereka mengarahkan ke sekolah-sekolah yang masih kosong. Kalau pun tidak bisa tatap muka, ada opsi belajar jarak jauh. Semua demi satu hal: tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena tidak lolos seleksi awal.

calon siswatidak lolos SPMBdistribusi sekolahsekolah negeridaya tampungPJJBengkulu

Komentar

Memuat komentar...