160 Siswa Baru Mulai Sekolah Gratis di CTARSA Sukoharjo

Yuli S. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
160 Siswa Baru Mulai Sekolah Gratis di CTARSA Sukoharjo

Gambar atau konten salah?

Sebanyak 160 siswa baru telah memulai tahun ajaran 2026-2027 di SMA Unggulan (SMAU) CTARSA Foundation Sukoharjo. Mereka adalah bagian dari 2.560 pendaftar yang bersaing ketat. Hanya sekitar 6 persen dari total pendaftar yang akhirnya diterima di sekolah ini.

Para siswa yang terpilih berasal dari keluarga prasejahtera. Meski begitu, mereka memiliki kemampuan akademik di atas rata-rata. CTARSA Foundation memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengenyam pendidikan berkualitas melalui sistem boarding school gratis. Tujuannya jelas: memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan.

"Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang. Melalui SMA Unggulan CTARSA Foundation, kami ingin menghadirkan pendidikan terbaik bagi anak-anak berprestasi dari keluarga prasejahtera agar kelak mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi masyarakat," ujar Ketua CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung dalam rilis yang diterima pada Selasa, 14 Juli 2026.

Anita menyambut langsung kedatangan para siswa dan orang tua mereka. Momen itu ditandai dengan pembukaan gerbang sekolah yang dilakukan sendiri oleh ketua yayasan.

Sebagai bentuk motivasi, para siswa baru diperkenalkan dengan alumni SMA Unggulan CTARSA Foundation yang telah berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Salah satunya adalah Muhammad Dani Sirait, alumnus yang kini menempuh studi doktoral (S3) Kimia di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi. Ia juga menjadi pembina Olimpiade Kimia.

Ada pula Arjun Hasibuan, peneliti postdoctoral di BRIN dan dosen di beberapa perguruan tinggi. Juga Galang Adira Prayoga, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang aktif mengembangkan usaha di bidang teknologi. Para alumni berbagi pengalaman tentang pentingnya disiplin, semangat belajar, dan kerja keras. Mereka berharap bisa menjadi inspirasi bagi siswa baru untuk terus berprestasi.

Rangkaian kegiatan hari pertama sekolah juga diisi dengan laporan Kepala SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo, sambutan Ketua Yayasan, motivasi dari Dosen ITB Imam Santoso, penandatanganan perjanjian kerja sama antara orang tua dan sekolah, serah terima simbolis siswa dari orang tua kepada kepala sekolah, penyerahan Mobil Literasi, serta tur lingkungan sekolah.

SMA Unggulan CTARSA Foundation berdiri pada tahun 2018. Sekolah ini merupakan sekolah berasrama gratis untuk siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera. Berdasarkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026, sekolah ini meraih peringkat pertama SMA terbaik di Provinsi Jawa Tengah dan peringkat ke-22 secara nasional.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Unggulan CTARSA Foundation Sukoharjo memiliki 405 siswa aktif. Rinciannya: 160 siswa kelas X, 122 siswa kelas XI, dan 123 siswa kelas XII. Melalui pendidikan berkualitas yang dipadukan dengan pembinaan karakter dan kepemimpinan, CTARSA Foundation berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan dalam memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Bank Mandiri melalui Direktur Corporate Banking Mochamad Rizaldi menyerahkan secara simbolis satu unit Mobil Literasi kepada CTARSA Foundation. Bantuan itu diterima langsung oleh Ketua CTARSA Foundation, Anita Ratnasari Tanjung. Mobil Literasi ini merupakan wujud kolaborasi dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan budaya literasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan. Mobil tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung program literasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan CTARSA Foundation di berbagai daerah.

CTARSA Foundation adalah organisasi nirlaba yang berkomitmen mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera melalui pendidikan berkualitas dan kesehatan yang optimal. Salah satu program unggulannya adalah SMA Unggulan CTARSA Foundation, sekolah berasrama gratis bagi siswa-siswi berprestasi dari keluarga prasejahtera yang bertujuan mencetak pemimpin masa depan Indonesia.

Dari 2.560 pendaftar, hanya 160 yang diterima. Angka itu menunjukkan betapa ketatnya seleksi di sekolah ini. Para siswa yang lolos bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang mampu. Sekolah ini menjadi jembatan bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik. Dengan dukungan penuh dari yayasan dan para alumni yang sukses, harapannya para siswa baru ini bisa mengikuti jejak pendahulu mereka.

SMA Unggulan CTARSA160 siswa baruboarding school gratiskeluarga prasejahterapendidikan berkualitasmemutus mata rantai kemiskinanalumni berprestasi

Komentar

Memuat komentar...