Gaji Dua Kali Lipat, Eks Staf PR Pilih Petik Buah di Australia
Gambar atau konten salah?
Seorang perempuan asal Malaysia memutuskan meninggalkan pekerjaan kantornya dan pindah ke Australia. Di sana, ia bekerja sebagai pemetik buah. Keputusan ini sempat dianggap aneh oleh banyak orang. Tapi kini, penghasilannya justru dua kali lipat lebih besar dari gaji lamanya.
Namanya Devika. Sebelum pindah, ia bekerja sebagai Senior PR Executive setelah lulus dari SEGi University. Pekerjaan kantoran dengan gaji tetap biasanya dianggap sebagai impian. Tapi Devika punya pandangan berbeda. Ia memilih mencari pengalaman baru di luar negeri.
Semuanya berawal pada 2023. Saat itu Devika mendapat tugas dinas ke Sabah dan Sarawak. Setelah perjalanan itu, ia mulai berani bepergian sendirian. Ia pergi ke Langkawi, lalu ke Vietnam. Di Vietnam, ia bertemu dengan seorang wisatawan asal Amerika Serikat. Orang itu bekerja sambil berkeliling dunia. Percakapan singkat itu menjadi titik balik. Devika mulai mencari peluang serupa di Australia.
Ia kemudian mengajukan Work and Holiday Visa Australia. Visa itu disetujui pada Agustus 2024. Banyak orang mempertanyakan keputusannya. Kenapa ia rela meninggalkan pekerjaan kantoran hanya untuk memetik buah di kebun? Tapi Devika tetap pada pilihannya.
Hidup di Australia tidak langsung mudah. Ia harus membuka rekening bank, mengurus dokumen administrasi, belajar menggunakan transportasi umum, mencari pekerjaan, dan berpindah-pindah tempat tinggal. Semua dilakukan sendiri.
Pada Maret 2025, kesempatan datang. Devika diterima sebagai pemetik raspberry di Coffs Harbour, New South Wales. Awalnya ia menganggap pekerjaan ini hanya sebagai syarat untuk memenuhi masa kerja regional. Tujuannya agar bisa mengajukan perpanjangan visa. Tapi ternyata pekerjaan ini membawa keuntungan lain.
Selain memetik buah, Devika juga mengambil pekerjaan lain. Ia pernah menjadi pencuci piring, pramusaji, dan staf di sebuah toko pakaian. Belakangan, ia menemukan skema "work for accommodation". Skema ini memungkinkannya bekerja sebagai imbalan tempat tinggal gratis. Sekarang ia tinggal bersama pemberi kerja sambil membantu mengurus toko.
Devika mengaku pendapatannya kini lebih dari dua kali lipat dibanding saat bekerja di perusahaan di Malaysia. Beban pengeluaran juga berkurang drastis karena ia tidak lagi membayar sewa tempat tinggal. Selain itu, ada manfaat lain yang tidak terduga. Berat badannya turun sekitar 10 kilogram. Ia juga menjadi lebih percaya diri untuk berinteraksi dengan banyak orang.
Kisah Devika menunjukkan bahwa meninggalkan zona nyaman bukanlah hal yang mustahil. Kadang, langkah yang dianggap aneh oleh orang lain justru membawa hasil yang lebih baik. Ia tidak hanya mendapatkan gaji lebih besar, tapi juga pengalaman hidup yang berharga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Warung Lawas Tetap Hidup di Tengah Pusaran Kafe Modern
Sam Smith Buka Akun TikTok Kuliner, 213 Ribu Pengikut
Lamine Yamal Makan Malam Disuapi Salt Bae
283.000 Porsi Stroberi Ludes di Wimbledon
5 Makanan Terpedas Dunia, Hot Wings hingga Sambal Ulek
Ariel Tatum Gelar Tumpengan untuk Kucing di Hari Jadi
Berita Terbaru
Smelter Freeport Gresik Beroperasi September 2026
Bali Gabungkan Sekolah Sepi Murid, Jadi Solusi Kekurangan Guru
Rumah 30 Tahun Rusak Parah, Ahi Akhirnya Dapat Bantuan Perbaikan
Damkar Bandung Antar Anak Berkebutuhan Khusus ke RSJ
Kyohei Yoshina Jadi Rekrutan Kelima Persija
Rivalitas Inggris vs Argentina: Empat Duel Ikonik
Huawei Rilis FreeClip 2 S dengan Desain Elegan
Dian Sastro Bukan Dosen Tetap UI
